Cerita Sex cerita ngentot Cerita Dewasa thor hammer Cerita Sex cerita dewasa terbaru
Cerita Bokep, Cerita Bokep Terbaru
Breaking News
cerita dewasa Cerita Mesum Cerita Mesum Cerita Dewasa Cerita Sex

Semua Suka Mesum

Cerita Ngentot

Semua Suka MesumCerita Mesum, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Mesum Nyata, Cerita Mesum
Terhangat, Cerita Mesum Hot, Perkenalkan namaqu Nindya,kelahiran bandung, umurku saat ini 24
tahun, aqu kuliah disalah satu perguruan tinggi dijakarta. Dijakarta aqu mengontrak sebuah rumah
yg lumayan mewah untuk aqu tempati bersama dgn kawan-kawanku. Dirumah yg lumayan mewah
itu aqu temapati dgn 4 orang kawanku yg sama juga perempuan. Mereka semua cantik-cantik dan
seksi-sekdi karena mereka asli kelahiran bandung semua. Kalo dikampus kita selalu berpakaian
super seksi, jadi kalau kita masuk kampus kita selalu menjadi pusat perhatian lelaki-lelaki hidung
belang. Tetapi kita cuek saja karena tujuan kita memang membuat mereka nafsu kepada kita.

Cerita Mesum, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Mesum Nyata, Cerita Mesum Terhangat, Cerita Mesum HotCerita Mesum

Perlu pembaca ketahui kalo kita berlima adalah kawan dari SMA dan sekarang kuliah disatu faqultas
yg sama dan satu jurusan yg sama juga. Jadi kita berlima sudah sangat akrab dan sudah sangat
biasa sekali. Bahkan kita sudah tak segan-segn lagi melaqukan hubungan Seks diketahui kawan-kawan
yg lain. Karena kita berlima adalah kumpulan gadis Sayg sama-sama doyan ngeseksnya, jadi kita
biasa saja. tak jarang juga kita mengerjai kawan lelaki kita dgn kita buat ngecrot sebanyak-
banyaknya sampai habis spermanya.
Tetapi dari berbagai laki-laki yg kita ajak ngentot, aqu hanya mengincar satu laki-laki ang bernama
Rendi. Dia orangnya ganteng, badannya sixpack, suka dgn olah raga dan aqu berpikiran kalo Rendi pasti
ngentotnya sangat kuat. Itu Song menjadikanku ingin seklai merasakan dientot oleh Rendi. Dan
akhirnya suatu siang ketika Rendi selesai bermain basket, aqu langsung nyamperin dia. Waktu aqu
nyamperin Rendi, aqu menggunakan pakaian yg sangat seksi sehingga bentuk lekuk badanku sangat
kelihatan.dan tanpa basa-basi lagi aqu langsung mengajak Rendi nanti malam untuk pergi, dan tanpa
menolak Rendi pun menyetujui ajakanku. Aqu tau Rendi terus memandangi badanku, dan sebelum
pergi aqu berbisik pada Rendi “Siapkan tenaga kamu ya sayg”. Rendi pun tersenyum dan aqu pun
langsung pergi.
Malam harinya Rendi menjemputku, dan aqu pun langsung mengajaknya kesebuah hotel yg sudah
aqu pesan. Karena kurasa seluruh badanku tidak fresh aqu pun pergi mandi. Sementara Rendi masih
keluar untuk membelikan majalah dan camilan. Aqu Mandi dgn air hangat dan berendam sesaat.
Setelah selesai aqu mengenakan lingerie warna merah menyala Song sengaja kubeli sebelumnya.
Warnanya merah sangat kontras dgn kulitku yg kuning pasti akan membuat siapa saja yg
melihatku terangsang. Kemudian kupakai Kimono kamar mandi dari hotel tempat kita menginap.
Dan aqu berbaring di ranjang sambil nonton TV.

Tak lama kemudian Rendi kembali. Setelah meletakkan belanjaan dia pun pergi mandi. Sengaja
kumatikan lampu kamar kemudian lampu baca di meja kunyalakan remang-remang. Suasana ini
benar-benar romantis, kimono pun kubuka dan kulempar begitu saja. Kemudian kutata bantal dan
guling di ranjang sedemikian rupa sehingga aqu bisa bersandar dgn enak. Kuusap-usap badanku
sambil memperhatikan lingerie yg baru pertama kali kupakai.
Tak lama kemudian Rendi keluar dari kamar mandi sambil melilitkan handuk di pinggangnya. Dia pun
tercengang melihatku, kemudian sambil tersenyum dia berkata, “Kamu benar benar seksy sayg..”
Diapun mendekatiku sampai di bibir ranjang, aqu pun berdiri dgn bertumpu pada kedua lututku.
Kubelai rambut Rendi yg baru setengah kering, kuciumi wangi rambutnya. Kemudian ciumanku pun
turun, hidungnya kukecup, bibirnya kukecup dan kulumat dgn mesra.

Dia melingkarkan tangannya di pinggangku sambil sesekali mengusap punggungku. Kurasakan
ciuman Rendi makin hebat, lidah kita saling berpagutan, kurasakan bibirnya perlahan tetapi pasti
turun menjelajahi leherku Song membuat jantungku makin keras berdetak. Sementara tangannya yg
lain mengusap-usap payudaraqu Song kelihatan hampir tidak muat di dalem lingerie yg kupakai
karena ukurannya memang besar, 36B.

Kurasakan lidah Rendi turun dari leher menyusuri dadaqu kemudian tangannya menurunkan
lingerie-ku di bagian dada Song menyebabkan tersembullah dua bukit indahku. Matanya tak pernah
lepas dari dadaqu sambil dia berkata, “Oh payudaramu memang indah sayg.. aqu tak pernah
sanggup menahan diriku bila melihatnya..” Aqu pun hanya tersenyum sambil mataqu mengerling
nakal, yg membuatnya makin tidak tahan. Dia meremas-remas dgn mesra payudaraqu sambil
dipilin-pilin pentilnya.

Kemudian dia jilati bergantian sambil dikulumnya. Kulihat benar-benar tidak muat payudaraqu dalem
genggamannya. Ya inilah salah satu kebanggaan diriku, keindahan Song kumiliki. Aqu pun
mengerang, “Aaacchh.. Rendi.. kau pandai sekali menghisapnya.. aacchh..” tanpa kusadari tanganku
sudah membuka handuk yg dipakai Rendi yg kubiarkan jatuh begitu saja. Dan dapat kulihat jelas
kejantanannya Song panjang dan besar telah berdiri dgn tegak seolah-olah menantangku. Memang
kuaqui gagang kejantanan Rendi sangat besar, panjangnya mungkin hampir 18 cm, dan hal inilah
Song mungkin membuatku selalu ketagihan untuk bermain Seks dgnnya.

Kuusap-usap kepala kemaluannya, kurasakan ada lendir kenikmatan telah membasahi kepala
kejantanannya yg membuatku makin terangsang. Kutundukkan kepalaqu lalu kujilat-jilat kepala
kemaluannya lalu seluruh gagangnya kujilat sambil kuusap-usap. Kemudian kudorong badan Rendi
sampai dia terduduk di sofa, lalu aqu berjongkok di depannya, kujilati terus gagang kejantanannya
kemudian kumasukkan seluruhnya ke dalem mulutku sambil lidahku berputar-putar di dalemnya.
Kontan saja Rendi mengerang, “Aahcchh.. sayaangg.. nikmatt sekalii..” Aqu merasakan gagang
kejantanannya semakin tegang, urat-uratnya mulai menonjol keluar tentu saja aqu semakin
bergairah melihatnya.

Aqu mulai mengeluar-masukkan gagang kejantanan Rendi, makin lama gerakanku makin cepat
sambil kugenggam dan kuputar-putar. Dia mengerang lagi, “Sayaang.. kamuu benar-benar hebat..
aacchh..” Aqu tak menghiraukannya, kukocok gagang kejantanannya makin lama makin cepat
kemudian kuhisap-hisap, kurasakan badan Rendi menegang, “Aqu mau keluaarr saayy.. aquu nggaak
tahann..” Makin kupercepat kocokan tanganku, kemudian kuhisap kuat-kuat gagang kejantanannya
dan.., “Creett.. ccrereett..” Kurasakan air mani Rendi memenuhi mulutku, langsung kutelan sambil
tetap kujilat gagang kejantanannya kemudian kujilati seluruh permukaan bibirku sambil kuremas-
remas payudaraqu, kulihat Rendi lemas sesaat.
Saat aqu sedang asyik meremas-remas payudaraqu sendiri, sambil kulirik dia dgn pandangn sayu dan
seksy. Tiba-tiba Rendi mengangkat badanku dan membaringkannya di ranjang. Dia mengulum
payudaraqu sambil dihisapnya kemudian perlahan ciumannya turun mencium lingerie di bagian
perutku sambil tangannya merambat ke bagian kemaluanku dan mengusap-usap klitorisku yg
rasanya sudah membesar. Aqu menggeliat sambil mengerang, “Aacchh.. Rendi.. nikmat..”

Kemudian dia berdiri dgn berlutut di ranjang, dia lepaskan celana dalem merahku yg sangat seksy
itu. Dia usap-usap klitorisku Song memang bersih dari rambut-rambut. Kemudian pelan tetapi pasti
dia jilat klitorisku sambil jari tengahnya dia masukkan ke lubang kemaluanku. Benar-benar
nikmat kurasakan, kugigit bibirku sambil tanganku tak henti-hentinya memilin pentilku sambil
sesekali kujilati payudaraqu sendiri. Karena payudaraqu besar, aqu tidak kesulitan untuk
menjilatinya. Sementara Rendi sedang sibuk di bawah sana, membuatku menggelinjang-gelinjang
kenikmatan.

Aqu pun tak sabar lagi, aqu berkata pada Rendi, “Ayo.. Rendim.. masukkan Kemaluanmu.. aqu.. aquu..”
rupanya Rendi telah paham maksudku, sebelum aqu menyelesaikan kalimatku.. tiba-tiba.., “Slepp..”
aqu memekik, “Aaacchh.. yeeahh..” sambil menahan nikmat yg luar biasa kudapat. Belum sampai
selesai kurasakan nikmat, Rendi sudah menggoygkan gagang kejantanannya keluar masuk dari
lubang
senggamaqu dgn sangat cepat, rupanya dia masih ingat seperti itulah favoritku. Aqu memang suka
digoyg sangat cepat dari pertama sehingga rasanya luar biasa nikmatnya.

Goygan Rendi pun makin cepat. Kurasakan gagang kejantanannya sangat keras menghujam di dalem
lubang kemaluanku. Aqu pun hanya bisa memekik, “Rendi.. aachh.. nikmat sekali saygg.. kemaluanmu
emmang nikmat..” Rendi pun tak bereaksi mengurangi goygannya, makin lama makin cepat dia
bergoyg sampai aqu berkata, “Rendiiiii.. aqu mau keluarr sayaangg.. aquu nggak tahann..” dia pun
berkata, “Kita sama-sama sayaang..” gagang kejantanan Rendi makin cepat ritmenya.Cerita Seks

Kemudian kurasakan nikmat yg luar biasa, badanku menegang, melengkung hingga bagian dadaqu
terbusungkan, “Aaacchh.. Rendiiii.. aqu keluarr..” Kurasakan lubang kemaluanku sangat hangat. Tiba-
tiba Rendi menghentikan goygannya dan badannya menegang juga, “Aachh.. aquu juga sayg..” dan,
“Creett.. crett..” Air mani Rendi kurasakan menyemprot dinding rahimku, terasa sangat hangat,
mengalir perlahan di dalem lubang kemaluanku. Kemudian kita berdua tergeletak sambil dia terus
menciumiku dan membisikkan kata-kata cintanya, diusap-usapnya rambutku yg membuatku
ketiduran sejenak.

Ketika aqu terbangun, aqu langsung menuju kamar mandi untuk berbilas. Kuisi bath tub dgn air panas
sampai penuh kemudian kumasukkan aroma parfume kesukaanku dgn sedikit minyak lalu aqu
berendam di dalemnya, benar-benar nikmat. Aqu hampir ketiduran ketika kurasakan ada jari-jari
halus membelai dan mengusap rambutku.

Kubuka mataqu, kulihat Rendi sedang berjongkok di sana, masih dalem keadaan telanjang bulat.
Kulihat senyumannya yg mesra. Kemudian dia mencium keningku, terus menyusur hidungku hingga
akhirnya kita berciuman lagi. Tangannya mengusap-usap payudaraqu, membuat birahiku bangkit
kembali. Kemudian kuusap-usap gagang kejantanannya yg memang sejak dia berjongkok telah tegak
berdiri.

Dia masuk ke bed tub, aqu pun menggeser badanku hingga aqu terduduk di tepi bed tub. Kemudian
dia naikkan pahaqu sampai posisiku mengangkang, kutarik gagang kejantanannya sampai
menyentuh kemaluanku lalu kuusap-usapkan di klitorisku. Aqu menggelinjang kenikmatan. Perlahan
aqu masukkan kepala kejantanannya di depan lubang senggamaqu dan Rendi mendorong pantatnya
yg otomatis menyodokkan gagang kejantanannya ke lubang kemaluanku.

“Aaachh.. kamu nakal Rendi..” erangku. Kemudian bibir kita saling berciuman dgn ganasnya, saling
lumat dan saling memagut. Sementara itu kurasakan gerakan Rendi sudah makin cepat dan cepat,
dia naikkan kaki kiriku ke bahunya sambil setengah melingkar ke lehernya. Dia gerakkan memutar
pantatnya, kuremas-remas payudaranya sambil kita terus berciuman. Tiba-tiba dia melepas
ciumannya dan.., “Aaacchh.. sayaang..” dia memekik sambil memeluk erat badanku.

Kurasakan kebali air maninya membasahi dinding rahimku. Kemudian kucium dia dgn mesra sambil
kubelai-belai. Kudorong dia sampai dia terlentang dia. Lalu aqu aqu menikmati Kemaluannya yg masih
tegang dan menjilat sisa spermanya yg masih tersisa, kusedot dan kukocok lagi agar semakin keluar.
Setelah istirahat sebentar, kita mandi bersama. Aqu menyabuni dia dan dia menyabuniku
bergantian. Rupanya air hangat membuat dia terangsang dan membuat kita tak tahan kita bergumul
lagi di kamar mandi.

Paginya penghuni kos kuceritakan malam yg dahsyat bersama Rendi. Ini membuat mereka
penasaran. Aqu yg hanya mengenakan lingeri seksi bercerita ke yg lain, sementara Rendi masih
terkapar setelah semalam kuhajar habis habisan beberapa ronde. Kita yg hanya mengenakan
pakaian dalem seadanya antusias mendengar ceritaqu.

Disaat bersamaan Rendi muncul hanya mengenakan celana pendek. Badannya yg atletis kelihatan
sekali. Aqu menahan air liur untuk menikmati seperti semalam. Ingin sekali aqu menelanjanginya
lagi, sayg pagi ini bukan jatahku. Sesuai perjanjian pagi adalah milik bersama dan Rendi berhak
memilih siapa diantara kita. Rendi duduk diantara kita bertiga yg hanya mengenakan pakaian dalem
yg seksi.

Haaai … pagi, sapanya. hai juga sapa kita dgn penuh arti. Rupanya dia terangsang melihat kita hanya
mengenakan pakaian seksi. Aqu bisa melihat dari Kemaluannya yg mulai mengeras dari celana yg
dipakainya. Kamu ngaceng ya … kata Rita. Boleh dong aqu merasakannya ….. video tips oral seks
mengulum kemaluan Seperti tak sabar … Widya mendekati dan tanpa basa basi, mendekat dan
memegang Kemaluan Rendi dan membuka celana Rendi .

Wowwwww …. indah sekali. serempak kita berkomentar. Widya Song sudah dekat Rendi dgn sigap
meremas Kemaluan Rendi sementara tangan meremas dada Rendi Song bidang. Ini Kemaluan yg gue
cari. kata Widya. Sayagnnya pagi ini aqu hanya bisa menyaksikan aksi mereka. Kali ini aqu di
tugaskan merekam adegan mereka.

Widya yg sedari tadi asik dgn Kemaluan Rendi langsung memainkan dan memilinya sementara Rendi
terlihat mendesah merasakan kenikmatan. Dilepasnya celana Rendi dan Kemaluannya yg sudah
ngaceng langsung mengacung berdiri dgn gagahnya. wowwwwwww …. Widya makin antusian dan
meremasnya ujung Kemaluan Rendi. Sambil memainkannya dia mulai menjilati badan Rendi mulai
perut, dada dan lehernya.

Sampai akhirnya dia melumat habis-habisan bibir Rendi, sementara tangan kirinya masih meremas
dan memilin Kemaluan sementara tangan kanan mencengkeram leher Rendi. Rendi pun kewalahan
meladeni Widya yg makin liar tak terkendali. Sementara kita hanya melongo adegan mereka. Kita
memang hanya menyaksikan saja dan menikmati aksi mereka, agar bisa menikmati pemandangan
indah ini dan tidak mengganggu kenikmatan Widya.

Lagi asik-asiknya melihat adegan Widya tiba-tiba aqu dikejutkan kedatangan kawanku Sondong dan
Yudha. Aqu lupa memang sengaja mengundangnya untuk melepaskan gairahku. yg tak kuduga
mereka datang berdua.

Suasana rumah kos yg sepi sangat mendukung aksi kita merangsang kita. Kemudian aqu ajak mereka
ke kamarku. Tak menunggu lama, aqu mendorong Sondong di ranjang segera kulumat bibirnya. Baju yg
seksi yg kukenakan sudah aqu tanggalkan tinggal celana dalem dan BH hitam yg menempel.
Sementara Yudha masih melihat aksi kita.

Tak tinggal diam kuajak dia join. Di sana badanku aqu menikmati lagi dan lagi. Aqu pun makin
menikmatinya juga. Karena gairah kita yg tinggi maka kita laqukan berulang-ulang. Sampai disaat
kuhisap milik mereka dan tiada cairan yg mereka keluarkan di mulutku dan lubangku. Kurasakan tak
ada semburan.

kuterdiam menahan nafas dan agak terkaget dgn sentuhan Sondong. Kurasakan pentilku mengeras dan
menegang membuat aliran darahku terangsang keseluruh badan. Rasanya nyilu dan nikmat
membuat seluruh badanku merinding dan lemas. Perlahan mengalir ketonjolan didekat saluran
kencingku. Kemudian kurasakan bibir kemaluan dan anusku berdenyut-denyut. Kusadari aqu
terangsang. Untung Sondong tak menyentuh selangkanganku.Cerita Seks

“Udah Son, lepasin tangannya dong!” ucapku sambil kedua tanganku melepaskan kedua tangan Sondong
dari dadaqu. Walaupun sebenarnya kusuka, tapi kutolak karena aqu terangsang. Kurasakan sebuah
bibir mencium kupingku. Mataqu melirik ke arah wajah tersebut dan kulihat sekilas wajah Yudha.
Sesaat kuterdiam kembali. Nikmat di dalem darahku mengalir kembali. Bibir Yudha kemudian
melumat daun telingaqu.

Kurasakan nikmat dan lembut mulut Yudha dan membuatku tidak dapat mengelak dan menolak.
Perlahan lidah Yudha menjulur masuk ke lubang telingaqu. “Aaahh..” hanya itu yg bisa kuucapkan.
Daguku terangkat tinggi. Kurasakan pentilku mengeras dan menegang menjadi sensitif. Kurasakan
nyilu dan nikmat di pentilku.

Tampaknya Sondong tak mau kalah. Segera tangannya meremas-remas dadaqu. Perlahan kurasakan
mulut Sondong melumat bibirku. Lidahnya menjilati semua yg ada di mulutku. Aqu hanya bisa
terdiam tak bergerak, kurasakan pikiranku melayg jauh. Birahiku mengalir di dalem darahku.
Badanku semakin sensitif dan haus akan sentuhan. Terlintas di pikiranku berharap mendapatkan yg
lebih lagi. Kurasakan buaian tangan Yudha di pahaqu sehingga membuat daerah sensitif di
selangkanganku semakin menjadi. Kurasakan rokku perlahan diangkat Yudha. Tangannya mengelus-
elus pahaqu dari daerah paha luar, dalem dan sampai di belahan selangkanganku.

Kedua tangannya menggeraygi payudaraqu. Kurasakan pentilku menegang nyilu yg nikmat. Birahi
mengalir dalem darahku membuatku terangsang. Kemudian kita bertiga duduk. Dan tak lama
kemudian badanku kali ini dirangkul oleh Yudha. Tangannya mengelus dan meraba pahaqu,
kemudian perlahan menyusup di pahaqu. Tak lama kemudian celana dalemku yg membentuk
belahan kemaluanku terlihat jelas. Tangannya bergerak dari bagian paha luar, dalem, dan
selangkanganku. Terasa bibir kemaluanqu berdenyut dan sensitif. Sebenarnya tanpa mereka sadari aqu
sedang menikmati kejadian ini dan aqu terangsang. Aqu berusaha menyembunyikan perasaan ini.

“Vina.. Paha kamu mulus.. putih.. kulit kamu lembut ya,” sahut Yudha dgn kedua tangan menikmati
badanku. Sesaat kemudian kurasakan tangan Sondong mendekap salah satu payudaraqu yg sedang
terangsang. Sesaat nafasku tertahan kemudian batinku terdiam. Kurasakan nikmat di dadaqu.
Pentilku sedang dialiri darah birahi. Perlahan daguku terangkat tinggi. Akhirnya nafasku berburu.

rahasia birahi pria perempuanTampaknya Sondong tahu bila aqu terangsang. Tanpa basa basi lagi
aqu melaqukan permainan selanjutnya. Perlahan tangan Sondong yg mendekap dadaqu turun dan
menyusup bhku. Kurasakan tangan Sondong menyentuh kulit perutku dan menyusup sampai
mendekap dadaqu yg tertutup BH dan kemudian meremas-remas. Daguku terangkat tinggi.
Kemudian bibir Sondong kurasakan mengecup dan mencuimi leherku. Mataqu terpejam dan kugigit
lembut bibir bawahku.

“Oouuhh..” dgn pelan desahan itu keluar dari mulutku. Semakin kukeluarkan suara dari mulut maka
semakin mereka menjadi. Kurasakan tali BH-ku terlepas dan BH-ku mengendor. Entah siapa yg
melaqukannya. Kurasakan tangan Sondong mendekap dadaqu secara langsung. “Aahh,” kurasakan.
Dadaqu diremas-remas lagi dan kemudian kedua pentilku dimainkan oleh Sondong. Nikmatnya!

Perlahan BH dan kaosku diangkat. Udara pun menyentuh pentilku langsung dan merangsang
badanku. Celana dalemku dibuka Yudha. Kaos dan BH-ku dilepas Sondong. Rokku tidak ketinggalan.
Pakaian yg menyelimuti badanku berserakan entah berada dimana.

Akhirnya tiada sehelai kainpun di badan ini. Semakin badanku polos semakin buaian udara
merangsang badanku. Rasanya badan ini ingin dinikmati. Perlahan tangan Yudha membuat kakiku
mengangkang lebar. Rasanya buaian angin merangsang paha dalem dan daerah kemaluanku dan
membuatku berharap untuk mendapatkan kenikmatan. Kurasakan bibir Yudha menyentuh dan
mengecup bibir kemaluanqu. Daguku terus terangkat tinggi dan dadaqu reflek membusung seakan
menyodorkan diri. Kurasakan seperti ada setrum Song mengalir dari bibir kemaluan ke seluruh badan.

“Oouuhh..” dgn panjang kuucapkan. Kurasakan tangan Sondong meremas dadaqu dan memainkan
pentilku. Ah, dua titik sensitifku terangsang. Dgn reflek dadaqu kubusungkan sesampai-sampainya.
Tampaknya Sondong tidak diam melihatku begini. Segera ia menghisap salah satu pentilku lagi. Ah,
sekarang ketiga titik sensitifku terangsang. Kurasakan jari-jari Yudha perlahan masuk ke lubang
kemaluanqu. Lalu keluar lagi dan akhirnya keluar masuk dgn cepat dan serakah. Kurasakan birahiku
melayg dan terangsang membuatku pasrah dan menikmati cara mereka yg sedang menikmati
badanku. Kurasakan kemaluanku basah. Anusku juga terkena air yg mengalir.

Tampaknya Yudha mengetahui hal ini. Perlahan salah satu jarinya masuk ke anusku. Semakin lama
anusku licin dan jari Yudha dapat keluar masuk mudah. Akhirnya jari-jari Yudha keluar masuk
dikedua lubang badanku. Nikmat kurasakan dan entah mengapa semakin kusodorkan kedua
lubangku ke arahnya. Bibir Yudha menikmati daerah pinggang dan perutku. Aah, seperti listrik
mengalir dalem darahku dan juga daerah daerah badanku Song mereka sentuh.

Tunjukkan aksi liar anda pada suami Akhirnya kuterbaring dan kulihat dia melepaskan celananya.
Kulihat miliknya terhunus dan ia tujukan ke lubang kemaluanqu. Setelah itu dia kutelentangkan dan
kukerjai dia habis-habisan. Kurasakan sentuhan miliknya di bibir kemaluanqu. Perlahan-lahan masuk.
Dagu dan dadaqu terangkat tinggi.

“Aaahh..” kuucapkan sambil akhirnya milik dia menancap dalem di lubang kemaluanqu. Kemudian ia
keluar-masukkan. Kurasakan gesekan Kemaluannya keluar masuk. Nikmat rasanya sampai-sampai
anusku berdenyut-denyut. Mataqu setengah terpejam dan kadang-kadang badanku goyg karena tak
tahan merasakan nikmat. Sekilas terlihat Sondong melepaskan celananya.

Kulihat miliknya lalu ia tempelkan ke mulutku. Kurasakan di bibirku dan tampaknya aqu
menyukainya. Perlahan miliknya dimasukkan ke dalem mulutku. Entah mengapa mulutku
terangsang. Lalu kudekap milik Sondong dgn tanganku. Kuayun-ayunkan dan kuhisap dgn mulutku.
Kurasakan seluk beluknya dan kunikmati dgn lidah dan mulutku. Kujilat, kuhisap, kutelan dan
seterusnya.

Beberapa saat kemudian kurubah posisiku jadi mengungging. Dgn begini mulutku dapat menikmati
milik Sondong yg terhunus. Perlahan kurasakan kenikmatan yg berbeda. Milik Yudha perlahan ia
cabut dari lubang kemaluanqu Kadang ia keluarkan dulu dan kemudian dia tancapkan lagi.
Tampaknya ia sengaja. Karena setiap tancapan aqu mendesah karena merasakan nikmat.

jadilah dewi seks Beberapa saat kemudian kurasakan banyak cairan yg menyembur dari milik
Sondong. Karena kubenar-benar terangsang maka kurasakan nikmat. Lalu kutelan dan entah
mengapa malah membuatku tambah terangsang. Setelah habis kulepaskan hisapanku. Sondong
terdiam. Yudha menarik pundakku. Sehingga ia dapat memelukku dari belakang. Tangannya meraba-
raba dadaqu.

Kurasakan ia berdiri dan aqu tergantung di miliknya yg menancap. Kulihat Sondong menghampiriku
lagi. Kurasakan miliknya ia tancapkan ke lubang kemaluanqu. Ah, aqu diapit. Kurasakan kedua
lubangku mereka masuki. Dan akhirnya kita sama-sama sampai puncak dan puas.

Karena sudah malam akhirnya kita jalan keluar bertiga. Kita jalan-jalan dgn mobilku yg kaca filmnya
hampir 100%. Kita main di utara Jakarta. Kemudian kita buat mobil goyg sampai jam 04:00 pagi.
Tentu kita melaqukan istirahat. Dan kita keluar dan balik jam 04:00 lebih. Tampaknya gairah seumur
kita memang fit. Yudha dan Sondong bergiliran menyetir.

Dan diperjalanan tiada sehelai kainpun di badanku. Kondisi kaca mobil yg memungkinkan sehingga
selepas dari mojok aqu pun masih bercinta dgn mereka. Sampai-sampai penjaga karcis pun tidak
melihat badan polosku. Diperjalanan aqu duduk di belakang dan mereka bergiliran bercinta dgnku.
Mungkin karena badanku yg lebih unggul dari perempuan-perempuan lain jadi mereka tidak menyia-nyiakan
kesempatan yg jarang ini. Dan mereka terus menikmati badanku.

Cerita Mesum, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Mesum Nyata, Cerita Mesum Terhangat, Cerita Mesum Hot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.