Cerita Sex cerita ngentot Cerita Dewasa thor hammer Cerita Sex cerita dewasa terbaru
Cerita Bokep, Cerita Bokep Terbaru
Breaking News
cerita dewasa Cerita Mesum Cerita Mesum Cerita Dewasa Cerita Sex

Nikmat Di Balik Posesif

Cerita Ngentot

Nikmat Di Balik PosesifKisah Sex, Kisah Sex Terbaru, Kisah Sex Nyata, Kisah Sex Terbaik, Kisah Sex Hot, Setelah pengalaman seks pertamanya, Verika merasakan sesuatu yang berbeda dari Reymond, kekasihnya kelihatan lebih posesif dan emosional. Reymond terkadang tak suka jika Verika mengenakan kemeja atau rok span yang terlalu ketat saat kuliah, bahkan dia meminta Verika untuk selalu membawa jaket atau sweater saat kuliah untuk menutupi kemeja jika kancingnya terlalu terbuka.

Kisah Sex, Kisah Sex Terbaru, Kisah Sex Nyata, Kisah Sex Terbaik, Kisah Sex HotKisah Sex

Hari itu genap seminggu semenjak pengalaman ML pertama mereka, dan kebetulan Verika kuliah sore hingga agak malam. Seperti biasa Reymond menunggu Verika selesai kuliah sambil nongkrong bersama teman2nya. Ada satu hal yang masih terbayang dibenaknya…yaitu saat mereka ML pertama dan tak ada darah yang keluar…dan ternyata hal itulah yang membuat dirinya menjadi over posesif dan emosional, ditambah seminggu sudah berlalu, dan Verika selalu menolak jika diajak ke kosnya…

Malam itu Reymond benar2 sedang bergairah…apalagi kejadian seminggu lalu begitu membekas dalam pikirannya…tak terasa saat sedang asik memandang kejauhan sambil mengepulkan asap rokok..kemaluannya berdiri tegak…memenuhi sesak celana jeansnya…

”Sial! Kok jadi konak begini….samperin Verika ah, mungkin dia sdh selesai” katanya dalam benaknya. Segera saja dia pamit dari tongkrongannya dan menyampiri gedung tempat Verika kuliah. Suasana kampus malam itu sudah sepi dan hanya ada beberapa orang yang sedang asik berdiskusi atau bahkan pacaran.

Gedung tempat Verika kuliah berada dipaling pojok area kampus dan agak sedikit melewati lorong yang gelap. Sesampai di gedung itu dia mendapati kekasihnya sedang menunggu dikursi dekat toilet…tampaknya kelasnya sudah selesai beberapa menit yang lalu. “Hi…darimana? Aku baru aja selesai…mau ke toilet cuma takut karena udah gak ada orang…tunggu bentar ya..” Sapa Verika kepada Reymond sambil beranjak berdiri memasuki toilet. Sejenak Reymond tertegun menatap betapa anggun dan manisnya Verika malam itu…tiba2 dia nekat masuk mengikuti Verika kedalam toilet perempuan dan memeluk Verika dari belakang.

“Verika…aku kangen bermesraan sama kamu…” Katanya sambil memeluk erat kekasihnya dan menciumi tengkuknya.

“Ahhhhh…Reymond…nanti ada orang…jangan disini” sergah Verika sambil menahan geli kecupan lembut pada tengkuknya. Reymond tdk mempedulikan ucapan Verika dan malah meremas kencang kedua buah dada mungil Verika dari belakang serta menarik Verika masuk kedalam salah satu bilik dalam toilet itu.

Dalam posisi berdiri berhadapan, Reymond mengulum bibir manis Verika sambil meremasi buah dada Verika dgn agak sedikit kasar…tangannya menuntun paksa tangan Verika untuk meremas kemaluannya yang sudah mengeras dari tadi. Satu persatu kancing kemeja Verika dibukanya dgn nafsu memburu…semakin dia melihat sebagian kulit halus bagian dada Verika…semakin beringas Reymond berusaha membuka kemeja itu.

Setelah semua kancing kemeja Verika terbuka, Reymond mengangkat cup bra Verika sehingga mencuatlah puting susu coklat kemerahan Verika dan dgn cepat Reymond melahapnya dgn kecupan, ciuman, dan kuluman2 yang membuat tanda merah pada buah dada kanan Verika. Dgn terburu2 Reymond membuka restleting celananya dan mengeluarkan kemaluannya dari sela2 samping celana dalamnya…agak tersiksa…tetapi kondisi darurat pikirnya! Yang penting tangan mungil Verika bisa mengocoki kemaluannya yang semakin keras itu! Dgn posisi seadanya, Reymond mengangkat rok Verika sambil melahap rakus buah dada mungil kekasihnya itu.

Dia menurunkan celana dalam Verika dan membelai lembut belahan kemaluan Verika yang ditumbuhi rambut kemaluan yang terawat dgn jarinya….jari tengahnya mencolek klitoris Verika sehingga membuat kekasihnya itu mendesah dan semakin mencengkram keras kemaluannya. Tiba2! Jari tengah Reymond yang hitam besar itu menusuk lubang kemaluan Verika dgn kasar sehingga membuat Verika tersentak…

”Arrggggg Reymond…sakit!” Sergah Verika sambil berusaha menarik tangan Reymond…tetapi apa daya tenaganya kalah kuat! Reymond mengocoki lubang kemaluan Verika dgn jari tengahnya sambil menatap wajah Verika dgn sedikit bengis…

”Kamu suka kan? Kamu suka kemaluannya dimaenin begini? Sudah berapa lelaki yang ngerasain kemaluan kamu?” Tanya Reymond tiba2 dan membuat Verika terkejut dan mengeluarkan air mata…

”Kaammuuu…kenapa kamu tanya begitu? Kamu pikir aku apa??” Jawab Verika sambil menitikkan air mata dan sekaligus menahan nikmat kocokan jari tengah Reymond pada lubang kemaluannya…sejenak mereka terdiam dan Verika menunduk tak ingin melihat wajah Reymond dan berusaha berontak…

”Kenapa tdk ada darah?” Tanya Reymond perlahan…karena dia tiba2 merasa iba dgn kekasihnya…Verika menatap wajah Reymond dgn memelas…

”Jadi karna itu?…kamu mau tau? Kamu tinggal tanya! Aku pernah terjatuh saat maen sepeda dulu…dan mengenai kemaluanku!” Jawab Verika dgn kesal…mencoba ingin memaki Reymond tetapi takut terdengar orang. Tiba2 Reymond merasa bersalah…dia menarik jari tengahnya dari dalam lubang kemaluan Verika dan memeluknya dgn erat sambil berbisik

“maafkan aku Verika…aku terlalu mencintaimu…”

Mereka berpelukan dgn erat, merapihkan pakaian masing2 serta keluar dari toilet itu. Sambil bergandgn tangan mereka menuju parkiran motor…tdk ada yang berkata2…Reymond merasa bersalah…dan Verika tampaknya agak trauma dgn kejadian itu. Reymond mengantarkan Verika ke rumah…lalu mengecup lembut kening Verika sambil meminta maaf…Verika hanya menyunggingkan senyum kecil…entah terpaksa atau tak…sambil berkata “aku sayang kamu Reymond…aku sdh relakan semua untuk kamu…kamu cukup percaya saja” Reymond mengangguk pelan dan bergegas pulang ke kosnya.

Sesampai dikos…rasa bersalah masih menghantui Reymond…dia tdk bisa tertidur hingga larut malam.

Dokkk..dokkkk…dokkkkk!!! Pagi2 Reymond dikagetkan dgn suara pintu kosnya yang diketok dari luar. Dgn hanya mengenakan celana pendek, Reymond mengintip dari jendela kamar…jantungnya berdegup kencang…ternyata Verika! Dia mulai paranoid…

”Wah…jangan2 Verika mau mutusin gue nih…shit!” Katanya dalam hati. Pelan2 dia membuka pintu kamarnya…

”Pagi sayang…loh kok masih belum mandi? Pagi ini kan kita ada kuliah pagi?” Sapa Verika yang tampaknya sudah kembali ceria dan melupakan kejadian semalam…

”Sial! Gara2 semalem ga bisa tidur gue kesiangan…” Kata Reymond dalam hati….

”Ehhh aku kurang enak badan…kyknya mau bolos dulu…biar aku antar kamu aja” jawab Reymond sekenanya.

“Ehmmm kalo gitu aku jg bolos aja…temenin kamu…kasian sakit…ada film apa?” Balas Verika sambil nyelonong masuk kamarnya yang berantakan. Reymond yang masih kusut baru bangun dgn celana pendeknya cuma menjawab seadanya, kebetulan sdh seminggu ini dia tdk sewa film…yang ada hanya tumpukan komik dan film2 jadul yg sdh ditonton beberapa kali dan lupa dikembalikkan. Akhirnya Verika memutuskan merelakan diri merapihkan kamar Reymond…sementara Reymond sendiri bergegas mandi dikamar mandi yang berada dalam kamar kosnya itu.

Pagi itu Verika mengenakan baju terusan batik biru muda selutut…manis sekali…dalam kamar mandi Reymond tak mampu menahan birahinya…entah kenapa kemaluannya tiba2 berdiri tegang mengetahui kekasihnya ada dikamar kosnya. Cukup lama Reymond mandi dan saat keluar kamar mandi, dia mendapati Verika sedang membungkuk merapihkan buku2nya yang berserakan…diam2 Reymond menyiapkan kejutan nakal. Dgn sengaja dia tdk memakai apapun setelah mandi sementara kemaluannya mengacung ke atas…pelan2 dia menghampiri Verika yang agak sedikit membungkuk dan menempelkan kemaluannya ke bokong Verika…Verika kaget dan berbalik menghadap Reymond dan cukup terkejut melihat kekasih hitam besarnya itu tak mengenakan apapun.

Tetapi sebelum berkata2…bibir mungilnya sudah dipenuhi kuluman mulut Reymond sementara badan langsingnya didekap badan besar Reymond. Lama mereka saling berciuman bibir…hingga Reymond mulai menyusuri leher jenjang Verika dgn lidahnya…hingga ke cuping telinganya sambil berbisik….

”Aku mau lihat kamu telanjang satu harian ini….” Entah terhipnotis kata2 Reymond atau memand sudah menahan birahinya semenjak semalam…Verika merelakan Reymond meloloskan baju terusannya…bra…lalu celana dalamnya…Verika berdiri mematung menatap Reymond dalam ketelanjangannya. Reymond menuntun Verika duduk dipinggir ranjang…sementara dia berdiri dihadapannya sambil meminta Verika menghisap kemaluannya…pelan2 Verika mengocoki kemaluan hitam besar kekasihnya sambil mengecup lembut bagian kepalanya…dia sebenarnya enggan melakukan blowjob dan seringkali menolak tetapi dia tdk mau mengecewakan kekasihnya itu. Pelan2 Verika membuka mulut mungilnya…melahap seluruh kepala kemaluan Reymond dan menggelitik lubang kencingnya dgn lidah…Reymond mengerang kegelian sambil sedikit menjambak rambut Verika…kemaluan itu perlahan-lahan mulai memasuki rongga mulut Verika, tetapi terlalu besar dan hanya 3/4 yang masuk….Verika mengulumnya dgn lembut sambil memejamkan mata…mungkin sambil membayangkan lolipop kesukaannya

Mengetahui Reymond menggelinjang keenakan membuat Verika semakin bersemangat mengocoki kemaluan kekasihnya itu dalam mulutnya…hingga tiba2 Reymond menjambak rambutnya dan menarik kemaluannya tiba2 keluar dari mulut Verika. Dia mendorong Verika berbaring sambil membuka lebar kedua pahanya…kemaluan Verika merekah merah dgn klitorisnya yang agak sedikit mencuat keluar karna tegang…segera saja Reymond melahap klitoris Verika sambil menggigitinya pelan2…Verika mendesah kenikmatan dan bergoyang kesana kemari, tampaknya dia tak peduli kawan sebelah kamar kos Reymond akan mendengar desahannya….cukup lama Reymond menyapu bibir kemaluan dan klitoris Verika dgn ciuman dan kuluman hingga klitoris Verika menjadi sedikit bengkak kemerahan.

Verika mendesah, mengerang, menggumam kenikmatan…sampai tiba2 Reymond menindih badannya dan menancapkan kemaluan besarnya kedalam lubang kemaluannya yang sudah basah oleh cairan kenikmatan…..Verika berteriak kecil…

”Arrgghhh Reymond….!!!” Reymond menggenjot badan Verika dgn tempo cepat…kemaluan besarnya mengaduk-aduk lubang kemaluan Verika yang sempit….sementara mulutnya melahap kedua buah dada mungil Verika bergantian hingga meninggalkan bekas merah disekitar putingnya….beberapa saat kemudian Verika mengejang dan Reymond merasakan cairan hangat membasahi lubang kemaluan Verika…klimaks pertam Verika hari itu! Dgn cepat dia membalik badan Verika dan menyuruh nungging…sehingga bongkahan bokong Verika terpampang jelas dihadapannya…tanpa menyia-nyiakan waktu, Reymond langsung kembali menghujamkan kemaluannya kedalam lubang kemaluan Verika…ditusuknya dalam2 sehingga Verika mengerang-ngerang entah kesakitan atau kenikmatan. Begitu keras dan cepatnya tusukan2 kemaluan Reymond kedalam lubang kemaluan Verika, sehingga membuat bokong Verika yang beradu dgn badannya menjadi kemerahan, Verika sdh tak peduli apakah akan ada org yg mendengar desahan2nya…dan akhirnya dia mencapai klimaksnya yg kedua….pinggul Verika dipegang kuat2…dan tiba2 dia mencabut kemaluannya, menggenggamnya dgn kuat dan memuncratkan spermanya ke bokong dan sebagian punggung mulus Verika….kemaluannya begitu ngilu ketika mengeluarkan muncratan terakhir ke sekitar bokong Verika.

Dgn sigap Reymond membersihkan ceceran sperma pada badan Verika dgn celana pendek yang dikenakannya saat tidur, Verika hanya tergolek lemah sambil mengatur nafas…dan hari itu entah berapa kali mereka melakukannya kembali sambil seharian membersihkan kamar kos Reymond dalam keadaan telanjang.

Kisah Sex, Kisah Sex Terbaru, Kisah Sex Nyata, Kisah Sex Terbaik, Kisah Sex Hot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.