Vimax Cerita Dewasa Cerita Sex Terbaru
Breaking News

Ratna Oh Gadisku

Vimax ABGQQ Bandar Q, Poker, Domino, dan Sakong Online Terpercaya

Cerita hot 2016, cerita hot terbaru, cerita hot, cerita sange 2016, cerita sange terbaru, cerita sange, Engkau seperti kekasihku yang dulu, sungguh hadirmu menyejukan jiwaku.

Cerita Ngentot Terbaikcerita bokep 2016, cerita bokep terbaru,cerita bokep, cerita ngentot 2016, cerita ngentot terbaru, cerita ngentot,Cerita Bokep Terbaik

Setelah aku mengenal kehidupan di atas ranjang bersama gadisku Ratna, yaitu gadis adik ipar induk semangku yang juga temanku sekantor di tempat kostku maka setiap kesempatanku hanya berdua di rumah selalu hanya gejolak gairah sex memenuhi hari-hariku bersama Ratna. Kenikmatan bersetubuh dapat kulakukan bersama seakan tiada puasnya karena terus berulang dan berulang lagi berdua di rumah.

Cerita ini sebagai akumulasi fantasiku bila mengingat saat dulu menyetubuhinya, rutinitas kegiatanku jika kesempatan hanya berdua dengan Ratna kuperoleh, terutama saat hari libur, seolah temanku memberikan kesempatan dengan leluasa kepadaku untuk hal ini, kebetulan dia kalau hari libur mengajak keluarganya menginap di rumah saudaranya, dan Ratna tidak ikut jadi yah apalagi yang dapat aku perbuat kecuali romantisme di atas ranjang. Hubunganku bak pasangan suami istri yang sedang hangat-hangatnya.

Kebetulan hari itu hari libur, temanku pagi-pagi sekali sudah berkemas bersama istri dan anaknya berangkat menuju ke rumah saudaranya ketika aku masih belum keluar kamar, sementara aku masih malas-malasan di kamar namun kudengar suara akan keberangkatannya. Setelah suasana senyap, kucoba untuk melihat keluar kamar dan ternyata sepi sedang Ratna juga tampaknyamasih belum bangun dari tidurnya. Kupikir ini saat yang nikmat pagi-pagi untuk kembali menyetubuhinya, mengingat sudah lima hari dari Senin sampai Jumat kesempatan itu tertunda karena temanku dan istrinya berada di rumah, sedang mau nyolong kesempatan rasanya agak sulit.

Aku segera menuju kamar Ratna menyelusup ke lehernya, mencium dan menggigit-gigit kecil untuk membangunkan Ratna. Sebetulnya Ratna sendiri sepertinya sudah terbangun sejak tadi, cuma masih malas membuka mata. Ia memelukku erat-erat, mendesah juga dirinya dan mulai menggelinjang sambil tertawa kecil. Berarti aku juga sebagai suaminya dalam kehidupan yang sudah seranjang atau samen leven di rumah kost.

baca juga kerudung di atas kapal

Di pagi dengan udara yang masih sejuk, aku demikian bernafsu untuk menggumulinya. Pagi itu kulihat posisi tidurnya seakan dia sengaja sehingga kembali dada Ratna yang subur dan kenyal segar itu terpampang. Cepat-cepat Aku menelusuri bulatan sintal yang menggairahkan itu dengan hidung dan mulutku. Hmm.. tambah nikmat jika kecupanku tanpa penghalang seperti ini.

“Sengaja Mama harapkan Papa nyusul ke sini, mumpung kita tinggal berduaan,” katanya sambil senyum dengan matanya yang masih mengatup ketika aku naik ke atas ranjangnya.

“Papa mau ngerasain payudara hangat Mama waktu pagi begini,” sambutku saat mulai mengecup putingnya yang sudah terbuka.

“Yang nikmat Sayang, pelan-pelan nyedotnya, yaa..” bisik Ratna sambil menggelinjang, seolah dia membimbing bayinya yang sedang bernafsu akan menyusui puting payudaranya.

Aku menjulurkan lidahku, menelusuri lembah diantara dua payudara Ratna. Aku naik ke bagian atas, melingkari wilayah bulat coklat hitam di pangkal puting Ratna.

“Aah.. geli, Yang..” desah Ratna, tetapi sama sekali tidak bermaksud memprotes. Aku berputar-putar lagi di tempat yang sama, dengan takjub melihat puting yang tadinya tergolek lemah kini perlahan menegak tegang. Setelah tegak sepenuhnya, tak tahan lagi, aku memasukkan puting itu ke mulutku. Pelan-pelan kusedot daging kenyal hangat itu.

“Aah.. geli sekali, Yaang..” erang Ratna, sama sekali tidak memprotes, melainkan justru bermaksud menambah semangat suaminya.

Dalam sekejap puting kiri Ratna sudah basah dan berdenyut hangat. Apalagi Aku juga kadang-kadangmemainkan putingnya di dalam mulut, menekan-nekan puting itu ke kiri dan ke kanan.

“Yang satu lagi ngiri, Yaang..” desah Ratna gelisah, sambil dia meremas, merangsang sendiri payudaranyayang sebelah kanan, untuk membangkitkan puting payudaranya yang juga mulai menegang.

Aku melepaskan mulutku dari payudara kiri, berpindah cepat ke payudara kanan. Ratna mengerang keras, menggelinjang gelisah, karena tanganku kini meremas payudara kiri yang untuk menggantikan mulutku sambil memberi pelintiran lembut pada putingnya yang tegak. Kini kedua bukit gairah sensual itu terasa geli belaka. Sambil mendesis dan mendecap seperti orangkepedasan, Ratna memejamkan matanya, menikmati sensasi luar biasa di pagi yang segar ini.

Aku sangat mudah terangsang kalau bersentuhan dengan payudara istriku ini. Rasanya seperti tidak pernah puas walau setiap kali menggairahi Ratna, terasa dalam buaian wanita yang memberinya payudara penuh pesona. Naluriku sebagai lelaki begitu bergejolak. Payudara wanita adalah bagian tubuh yang paling kelihatan sensual karena wanita sendiri ternyata memberikan bagian yang menonjol itu untuk merangsang lelaki. Apalagi suatu kemujuran bagiku dan mungkin sudah menjadi keberuntunganku, begitu pertama aku mengenal indahnya tubuh wanita, yang kudapatkan adalah Ratna, seorang wanita yang mempunyai ukuran payudara 36B, proporsional dengan bentuk anatomi tubuhnya yang sempurna mulai dari tinggi badan, dada, perut, pinggul dan pahanya demikian serasi yang tanpa rahasia lagi diantara aku dan Ratna, kini setiap saat dapat aku nikmati dalam kebugilannya dan kusetubuhi dengan penuh gairah sex.

Ukuran payudaranya yang 36B itu boleh dibilang cocok untuk ukuran tubuh dan pinggangnya yanglangsing. Memang indah tubuh istriku ini. Melihat payudaranya yang telah terbuka lebar itu, dengan tidak sabarnya aku mulai meremas dan menciumi payudaranya yang belum pernah dijamah oleh siapa pun. Dengan segenap ketulusannya Ratna membagi gairah sex denganku, sengaja dia menelentangkan tubuhnya, dengan posisi membentangkan tangannya di atas kepala untuk menyerahkan sepenuhnya kedua daging payudaranya untuk kugagahi sepuasnya sebagai suaminya,sehingga dadanya lebih bebas terbuka dan aku lebih bergairah mencumbunya.

Aku mengangkat badannya, naik menjelajahi bukit payudara yang menjulang penuh, menggunduk dan menantang itu dengan gairah yang semakin membara. Lalu satu tanganku merayap turun sambil membawa serta daster istriku. Sekali tarik, daster itu lolos dari kedua kaki Ratna, sehingga kini tinggal celana dalam ketat lagi transparan yang membungkus bagian selangkangan tempat di mana telah sering memberikan nikmatnya persetubuhanku berkali-kali.

Aku menelusupkan tanganku ke bawah, meraih selangkangan Ratna yang dengan senang hati membuka memberi jalan.

“Aaaah.. hhhmm!” Ratna mengerang keras ketika jari tengahku masuk diantara dua bibir kenikmatan gairah sexnya. Ratna seolah dibuai oleh gejolak kenikmatan seks bertubi-tubi, yaitu dari payudara dan liang senggamanya.

Sambil terus mengulum, menyedot dan menggigit payudara serta putingnya, aku mengelus-elus lembut lembah cinta istriku yang mulai basah. Sekali-sekali ujung jariku memutar-mutar di atas bibir kenikmatan perempuan ini, terselip di pojok atas bibir kewanitaannya. Ratna mengerang-erang semakin keras dan semakin gelisah.

“Kaosnya dong Yaang.. dibuka..” desah Ratna sambil mulai menarik baju kaos yang kukenakan. Cukup susah melakukan hal itu karena aku tidak mau lepas dari dada dan selangkangan istriku. Tetapi dasar Ratna namanya kalau sudah tersengat gairah sexnya tidak kurang akal membuka baju suaminya tanpa mau kehilangan momen kenikmatan barang sedetik.

“Papa, aku kulum penismu, Yaaang..” permintaan Ratna, nafasnya memburu ingin segera menciumi kejantananku. Aku menurutinya dan segera berdua bisa saling hisap, saling kulum, saling sedot, penuh gairah dan penuh rasa gelora gairah sex yang tak terkira. Ratna mengerang-erang dengan mulut dipenuhi kejantananku. Aku mendesah-desah sambil menenggelamkan wajahku diantara dua paha mulus Ratna. Decap kecipak mulutnya dan desah selagi mengemot kejantananku terdengar ramai, erotis sekali.

Tidak lama kemudian, aku berdua tak kuasa menahan lagi untuk saling meneruskan posisi ini. Ratna menelentang dan membuka kedua pahanya lebar-lebar memberikan bibir kewanitaannya. Aku mengangkat tubuhku dalam posisi push up di atas tubuh istriku dan mulailahpersetubuhan yang penuh tumpahan gejolak gairah sex. Lalu dengan tangan Ratna, dituntunlah kejantananku yang tegak menekan dalam-dalam ke gerbang gairah sex kewanitaannya.

“Yaang.. masuknya masih belum pas.. eehh.. yah.. heehh..”

“Aah!” Ratna menjerit sambil memejamkan matanya erat-erat tanda kejantanan suami yang kenyal ini amblas masuk, langsung menyentuh sarang kenikmatan kelaminnya, langsung menuju saat puncak kenikmatannya.

Sambil bertumpu di kedua siku, aku menenggelamkan wajahku di leher Ratna yang sudah dibasahi keringat. Sambil mencium dan menggigit-gigit kecil, aku mulai menggenjot, mengeluar-masukkan kejantananku penuh semangat. Ratna mengangkat kedua kakinya, memeluk pinggangku erat-erat, mengunci tubuh yang juga sudah berkeringat itu kuat-kuat. Perjalanan menuju puncak gairah sex.

“Ah.. yang keras, Yang! uuhhh..” desah Ratna, merasakan puncak kenikmatannya sudah tiba, dan ia ingin digenjot sekeras-kerasnya.

Aku menekan lebih keras lagi, sampai kadang-kadang ranjang seperti bergeser diterjang tubuhnya. Pangkal kejantananku membentur lingkar bibir kewanitaan Ratna yang sedang berdenyut-denyut mempersiapkan ledakanku.

“Aah!” Ratna menjerit merasakan ledakan pertama menyeruak dari dalam tubuhnya,

“Nggak tahan, Yang.. aah! hhh.. Yaang..”

Aku terus menekan dan menghujam, karena aku sendiri juga sudah ingin meledak rasanya. Seluruh perasaanku seperti ingin tumpah ruah sesegera mungkin. Apalagi otot-otot kenyal di kewanitaan istriku kini mencekal dan mengempot erat, seperti meremas-remas dan mengurut-urut kejantananku. Aku juga tidak tahan lagi.

Cerita Hot Terbaikcerita bokep 2016, cerita bokep terbaru,cerita bokep, cerita ngentot 2016, cerita ngentot terbaru, cerita ngentot,Cerita Lucah Terbaik

“Uuuh!” aku itu menggeram sambil menggenjot keras-keras.

“Ah.. ah.. ah.. ah..!” Ratna mengerang setiap kali genjotan maha dahsyat itu menerjang tubuhnya.”Aah!” Aku mengerang keras, menancapkan dalam-dalam kejantananku dan bertahan menikmati indahnya persetubuhanku, ketika denyutan ejakulasi melanda seluruh tubuhku.

“Oooh.. Oooh.. Oooh..” Ratna mendesah panjang saat merasakan air spermaku menumpahkan sejutakenikmatan di dalam liang kewanitaannya untuk yang kesekian kali setiap kali aku dan Ratna bersenggama.

Senggama pagi yang panas ini benar-benar sangat bergairah, sehingga setelah mencapai puncak. Aku terjerembab nikmat di atas tubuh telanjang istriku. Ratna tersengal menahan tubuhku, dan menelentang tak berdaya.

Aku mulai bangkit meninggalkan ranjang untuk mandi sementara Ratna masih tinggal tergolek telanjang di tempat tidur beberapa lama lagi, memejamkan mata, merasakan dan membiarkan cairan kenikmatan cinta dari alat kelamin kami berdua perlahan-lahan menyatu meresap turun menjalar dan membasah juga tidak tahan lagi, sementara keringat kenikmatan kami berdua seakan mengalir dengan deras.

Aku mulai bangkit meninggalkan ranjang untuk mandi sementara Ratna masih tinggal tergolek telanjang di tempat tidur beberapa lama lagi, memejamkan mata, merasakan dan membiarkan cairan kenikmatan cinta dari alat kelamin kami berdua perlahan-lahan menyatu meresap turun menjalar.

“Papa mau yang ketiga..?”

“Emangnya apa Ma..?”

“Yah.. Nanti lagi..”

“Menu ketiganya emang apa Ma?” tanyaku.

“Papa mau apa terserah pinginnya yang gimana, he.. hee.. he..” Ratna ketawa bercanda.

Dan siang itu aku lengket terus bergelut dengan Ratna, kunikmati tubuhnya sepanjang hari liburku sepuasnya. Gairah yang akan kuceritakan pada episode berikutnya.

cerita bokep 2016, cerita bokep terbaru,cerita bokep, cerita ngentot 2016, cerita ngentot terbaru, cerita ngentot,

Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.