Vimax Cerita Dewasa Cerita Sex Terbaru
Breaking News

Cerita SEx, Gara Gara Selingkuhan

Vimax

Cerita Sex, Cerita Sex Terbaik, Cerita Sex Nyata, Cerita Sex Terbaru, Adnan pulang lebih awal berhubung dia dihubungi oleh Kakaknya untuk segera pulang, misterius banget beritanya. Selama dalam perjalanan pulang hatinya galau dan cemas, apakah terbaca oleh Kakaknya no hp si Jempol di iklan kamar kost. Sesampainya Adnan di rumah, terlihat muka masam Kakak wanitanya,hm.. gawat.

Cerita SexCerita Sex, Cerita Sex Terbaik, Cerita Sex Nyata, Cerita Sex TerbaruCerita Sex Terbaik

“Ada apa Mbak? Koq kelihatannya gawat?” Tanya Adnan cemas, semoga saja bukan masalah Jempol.

“Tadi Venti menelpon, Ayah kita sepertinya berselingkuh dengan salah satu pegawainya”

Adnan merasa lega (rumah kost maksiatnya masih bisa sering beroperasi), tetapi dia kebingungan mendengarnya, koq bisa sih Ayahnya selingkuh dengan pegawainya, setahu dia sistem perekrutan pegawainya sama dengan konsep Kakaknya, tidak boleh ada yg lebih cantik dari Mami dan Kakaknya, kalo lebih muda yah lumrah, lagian si Venti Kakak wanita sulungnya menjabat sebagai seketaris dan asisten Ayahnya, semua pegawai biasanya di sensor dulu olehnya, koq bisa kebobolan atau Ayahnya sekarang sudah rabun tua, jelek terlihat cantik di matanya?

“Jadi si Venti nangkep basah Ayah lagi berduaan sama selingkuhannya?” Adnan bertanya sambil berusaha untuk tidak membayangkan Ayahnya yg sama kurusnya dengan dia tetapi lebih bungkuk badannya dan telah beruban sedang menggenjot wanita ceking , atau barangkali gembrot di kantornya.

“Tidak, hanya saja Ayah menyuruh Venti untuk memberikan bonus untuknya mobil yg lebih mewah dari standard bonus pegawai lain,” Kakak Adnan mencak2,” Ayah juga terlalu sering meeting dengan kliennya bersamanya tanpa melibatkan Venti, Mami juga curiga akan hal ini, Venti ingin kita menyelesaikan masalah ini, kasihan Mami,”

“oh.. Gituh” Adnan merasa dia harus ikut prihatin,” jadi rencana kalian gimana,”

“Venti setuju dengan Ayah bahwasannya prestasi Hesty ,pegawai genit itu memang bagus, dan berhubung kliennya dari Jakarta, maka sudah seharusnya dia mendapatkan mobil tersebut dan pindah ke Jakarta agar bisa lebih dekat dengan kliennya, hi..hi.. kita buka kantor khusus hanya untuk dia saja..jadi tidak menganggu moral kerja pegawai lain dan Ayah akan kesulitan menemuinya lagi..hi..hi.” Kakak Adnan tertawa sinis mirip tokoh2 wanita jahat ala sinetron tv .

“Ayah setuju?” Adnan bertanya,

” Dan kenapa tidak dipecat saja daripada susah2 pindahin dia,”

“Hm..rencananya sih begitu, tetapi klien yg dibawanya memberikan kontrak jumlah besar pada kita, dan menurut Venti pemilik perusahaan itu Ortu daripada Ipar Hesty, jadi kita tidak mau beresiko diputuskan kontrak, malah bisa2 Besan Hesty merasa kita membalas jasa baik Hesty bila dia kita pindahkan ke sini dan dapat kantor khusus untuknya…hi..hi..” Adnan merinding mendengar tawa licik Kakaknya.

“wah.. hebatnya rencana kalian, berarti sudah beres donk ,” Adnan sudah tak sabar ingin kembali ke rumah kostnya dan menggarap Shana,” jadi sudah bereskan , .. saya mau lanjutkan belajar bareng Jempol”

“Hei,.. jangan egois gituh,” Kakak Adnan menatap tajam,

” Dia sudah diberangkatkan tadi siang oleh Venti, kamu jemput dia sekarang dan kamu carikan dia tempat tinggal sementara, cari saja hotel murahan sementara dulu, ntar besok kamu carikan rumah sewa sekalian yg bisa dijadikan kantor untuknya,”

“Lho.. koq hotel?” Adnan yg kesal karena tidak bisa balik ke rumah kost mereka menyela,” Bukankah kita sudah ada kandang buat orang jelek di sebelah rumah Ini,”

Kakak Ipar Adnan sedari tadi diam saja tiba2 saja memuncratkan kopi yg diminumnya saat mendengar perkataan terakhir Adnan, Kakak Adnan melotot pada Adnan lalu mendelik matanya pada suaminya yg tak sanggup menahan tawanya, terbahak2 dia dan menghindar berlari ke kamar mandi.

“Kamu ,…huhh.. dasar anak durhaka… kamu tidak sayang Mami”Muka Kakak Adnan merah padam menahan marah hingga mukanya yg tidak cantik menjadi jelek ( apa bedanya yah?)

“Iyah…yah….Aku berangkat,.. “ Adnan buru2 kabur meninggalkan Kakaknya yg belum berhenti mengomel2 . Adnan tidak peduli bahwa dia tadi lupa menanyakan manifest penerbangan Hesty pada Kakaknya, segera berangkat ke airport, dia kesal banget karena tidak berkesempatan menggarap Shana gara2 Hesty, hm… yg ini gimana orangnya,.. Adnan penasaran dengan selera Ayahnya, kalo wajahnya tebak Adnan pasti dibawah kategori, cuman Bodynya saja yg bisa dinilai seperti kebanyakan pegawai lainnya.

Sesampainya di Airport baru teringat olehnya data2 Hesty tidak ada, ogah dia menelpon Kakaknya Adnan lalu mengikuti jejak penjemput lainnya, dia menuliskan nama Hesty dan nama perusahaan Ayahnya di kertas dan bergabung dengan mereka di pintu keluar domestik. Saat Adnan baru ingin berjongkoq karena merasa akan lama di sana, dari kerumunan sekelompok orang melangkah keluar seorang wanita cantik, sepertinya baru saja diajak oleh orang2 itu foto bareng, artis kali yah Adnan berpikir. Wanita itu berjalan kearah Adnan yg tertegun karena sepertinya artis penyanyi kris Dayanti mendekatinya, Adnan melihat2 ke kiri kanan dan belakangnya, takut ntar ke ge.er.. an, manatau aja ada cowok ganteng di belakangnya yg menjemput artis itu. Artis itu semakin mendekat ke Adnan yg mulai berdebar2 gugup, lalu Artis itu berkata padanya dan menyodorkan tangannya bersalaman,

“hai.. saya Hesty.. kamu pasti Adnan putera tunggal pak Mulyono kan?”

“hah..iii…iii..yyahh..?” gugup Adnan menjawab dan mulutnya ternganga melongo memandangi sang Artis.

“Ka..kamu Bu..bu..kan Kris dayanti?” Adnan kebingungan bertanya.

“hi.. hi.. kamu lucu Adnan… saya Hesty, kalo mau dianggap kris dayanti juga boleh” Hesty tertawa.

Adnan yg masih takjub dengan penampilan Hesty lalu menyalaminya dan membantunya membawa kopernya yg gede, dia berjalan ke areal parkir diikuti oleh Hesty di belakangnya, sepanjang perjalanan mata semua orang menatap mereka. Sesampainya di mobil Adnan lalu memasukkan koper Hesty dan Hesty membuka pintu penumpang depan, Adnan masuk dan menghidupkan mobil, sambil sering melirik ke Hesty setiap kesempatan. Dalam hati Adnan sering memikirkan bagaimana bisa Venti kebobolan memasukkan wanita secantik artis ini bekerja padanya,.. hm .. rupanya mata Ayahnya belum rabun,. Dia saja kalo ada kesempatan pasti habis digarapnya wanita secakep artis ini.

“Kamu mirip dengan Ayah kamu yah, berarti dulu Pak Mulyono pasti seganteng kamu,” Hesty memecahkan keheningan dalam mobil,

“ Kurusnya juga sama..hi..hi..”

“eh..engg..ah masa sih aku ganteng?” Adnan membusungkan dadanya bangga.

“I..yah dong.. kamu sembunyikan saja sih.. dengan kacamata kamu , ntar.. kalo kita jalan2 bareng saya pilihkan kacamata yg cocok buat kamu,” Hesty menggoda Adnan.

“wah.. aku percaya saja sama Mbak Hesty, “ Hidung Adnan kembang kempis dipuji Hesty, “mbak Hesty juga cantik,.. tadi saya Kira artis Kris Dayanti,”

“Oh.. yah pantesan tadi banyak yg ngajak saya foto bareng..hi..hi.. rupanya saya dikira artis penyanyi” Hesty tertawa lepas sehingga pMitadanya yg ukurannyapun mirip sang artis berguncang, glek Adnan menelan ludah melihatnya.

Adnan yg tak tahan penasaran akhirnya memberanikan diri menanyakan pada Hesty, bagaimana wanita secantik Hesty bisa nyasar ke perusahaan Ayahnya. Hesty yg mulanya diam sejenak lalu meminta Adnan berjanji menjaga rahasiannya sebelum diceritakan, disanggupi oleh Adnan. Hesty rupanya melakukan operasi plastik pada seluruh wajahnya, hidungnya dimancungkan dan pipinya sengaja di kempotkan sehingga lesungnya jelas terlihat dan melakukan liposucktion di beberapa bagian tubuhnya sehingga mendapatkan bentuknya yg aduhai seperti sekarang ini, Dia sengaja memesan dokter bedah plastik tersebut untuk membuatnya semirip mungkin dengan artis penyanyi idolanya.

Dalam hati Adnan menertawakan Kakaknya yg kebobolan,.. tak pernah terpikirkan oleh mereka kemajuan zaman yg bisa mengubah wajah seseorang dari jelek menjadi cantik, seharusnya mereka juga ikutan dioperasi plastik..he..he.. biar perusahaan Ayahnya bisa lebih bersinar daripada sekarang yg lebih mirip LPT (Lembaga Perawan Tua) saking banyaknya pegawai jelek yg pada jomblo.

“Aku mau dibawa kemana nih Adnan?” Tanya Hesty kemudian.

“eng… Tadi dipesan Kakak aku tuk bawain kamu ke hotel duluan…, ntar besok baru nyari Ruko untuk kamu jadiin rumah dinas dan kantor kamu,” gelagapan Adnan menjawab saat dia lihat Hesty merengut sewaktu dia bilang hotel.

“Huh Kakak kamu ituh, cemburuan banget,” Hesty merengut,

” Saya tidak suka ke hotel, masa saya di tinggal seorang diri di sana , sayakan takut, Adnan temenin saya yah,”

Glek,.. tentu saja Adnan mau, tetapi yg keluar dari mulutnya,” Bisa mencak2 Sella Kakak saya kalo aku gak pulang malam ini, apalagi kalo tahu aku nginap bareng kamu,”

“hi..hi.. kamu takut yah sama Kakak kamu, lebih berani Ayah kamu donk kalo gituh,”tantang Hesty.

“Lho.. jadi beneran kamu memang selingkuh sama Ayahku?” Adnan kaget.

“lha..iyalah.. perawan saya Ayahmu yg renggut,” Hesty sengaja mencemberutkan wajahnya, padahal dalam pikirannya terbayang nikmat saat bersetubuh dengan Ayah Adnan.

“waduh, nekat juga yah Ayah aku,” Adnan nyegir, dalam otaknya yg sudah ngeres membayangkan nikmatnya melahap Selingkuhan Ayahnya seperti cerita stensilan yg sering dia baca semasa kecil.

“Hm.. bagus kagak permainan Ayah aku?” Adnan mulai memancing.Hesty kaget melihat senyum nakal Adnan menggodanya lalu membalas,

“Mantep dong, punya Ayahmu anunya panjang,”

“Oh yah,.. hm.. masak sih,.. tapi biasanya orang bilang buah jatuh tidak jauh dari pohon lho,” Adnan tertawa makin ngeres otaknya setelah melihat sepertinya Hesty juga mulai terbawa suasana.( suasana saling pengen lahap-melahap gituh)

“Hm,.. kalo tidak Nampak mana terbukti,” Hesty melirik ke selangkangan Adnan,” Makanya elu nginap saja malam ini bareng aku dan buktikan donk..hi..hi..”

“wah..wah..nantang aku nih,” Adnan semakin bingung , Dia sebenarnya sudah pengen menikmati Hesty tetapi kalo tidak pulang malam ini Sella Kakaknya pasti curiga dan bisa ngadu sama Maminya. Adnan diam dan berpikir, terbesit diotaknya ide untuk membawa Hesty ke rumah kostnya, lha di sana dia kan ada yg nemani, dan dia bisa pulang sehabis menggarap Hesty..hm.. ide bagus menurutnya.

“Kalo gitu, gimana kalo saya bawa kamu ke rumah kost saja, disana sedikit rame, jadi kamu tidak perlu takut,” Adnan lalu lanjut berkata,” di sana ramah2 penghuninya, yg punya temen karib aku, kamarnya bersih dan mewah koq, ada acnya lagi tiap kamar,gimana mau?”

“kamu ikut nginapkan?” Hesty bertanya dengan suara manja.

“Eng.. saya temani sampe malam saja yah,..toh ntar aku kenalin sama mereka,.. jadi kamu kan ada yg nemani gituh,.. pokoqnya aku atur deh kamu jangan sampe kecewa malam ini,” Adnan keluarkan jurus wajah penuh perhatian dan pengertian palsunya.

“janji yah..Adnan,” Hesty tersenyum tanda setuju. Sepanjang perjalanan ke rumah kost Adnan mereka ngobrol dan tentunya makin lama makin ngeres arah obrolannya membuat Hesty makin berani mengelus2 Adnan dan merebahkan dirinya pada Adnan, layaknya sepasang kekasih. Saat Adnan membawa Hesty ke dalam rumah yg berteriak paling keras kaget adalah si Shana, sama seperti yg lainnya dia mengira Adnan membawa pulang kris Dayanti. Adnan mengenalkan Hesty pada Shana, Mita dan Jempol.

Mereka sebenarnya mau ngobrol dengan Hesty, tetapi Adnan lalu membawa masuk Hesty ke kamar yg masih kosong dengan beralasan pada mereka Hesty lelah, padahal dia sudah tak sabar ingin melahapnya. Begitu pintu tertutup, Adnan langsung meletakkan kopernya dan langsung memeluk Hesty dan menciumnya, dan dibalas oleh Hesty penuh nafsu. Jempol menggigit bibir bawah Hesty dan memainkan lidahnya dalam mulutnya, saat lidah Hesty membalas masuk dalam mulut Adnan langsung menyedot dan menggigit halus, hm.. Hesty merasakan nikmatnya permainan bibir Adnan, 1-0 untuknya dibanding Ayahnya.

Tangan Hesty lalu mulai membuka kancing baju Adnan, tetapi Adnan lalu menyambung membuka sendiri dan celananya cepat, Hesty juga menelanjangi dirinya. Mereka lalu merebahkan diri ke atas ranjang baru yg belum dilapisi sprei oleh Mita. Adnan bergerak meremas lembut buah dada Hesty dan memainkan lidahnya pada puting Hesty, dijilatinya, lalu di gigit lembut, dan diemut2. Hm… Hesty menDesis kuat, 2-0 untuk Adnan, permainan lidahnya Adnan nikmat sekali, Hesty yg hanya pernah bersetubuh dengan Ayah Adnan merasakan awalnya saja sudah sangat nikmat bersama Adnan gimana selanjutnya, dia menDesis terangsang hebat.

Adnan bergerak turun dan memainkan lidahnya pada kelentit kemaluan Hesty, lalu bibir kemaluannya dan liang duburnya berganti2an. Adnan lalu memasukkan jarinya kedalam liang Kemaluan Hesty, tangannya mengobel dan mengelus2 dinding dalam kemaluan Hesty, yg membuatnya menDesis makin Kuat dan bergetar. Hesty takjub dengan permainan oral Adnan yg baru dia rasakan, seumur dia tak pernah merasakan sensasi yg begitu nikmat, hm..gila.. tak mungkin lagi ngasi angka, Adnan menang mutlak dibanding Ayahnya, Hesty memejamkan matanya menikmati. Saat Adnan berhenti Hesty yg masih memejamkan mata merasakan nikmat dengan mulutnya yg memang lagi menganga merasa ada sesuatu yg memasukinya, dia terbelalak saat melihat yg masuk dalam mulutnya Kemaluan panjang Adnan.

Hm.. permainan apa pula sekarang Adnan lakukan, Hesty lalu merasakan hangat dan denyutan kemaluan Adnan dalam mulutnya, ditambah sodokan Adnan sehingga kepala kemaluan Adnan menabrak2 dining tenggorokannya, hm..nikmat juga permainan ini,

“hm.. hm..” Hesty menDesis dengan kemaluan Adnan dalam mulutnya, dimainkan lidahnya pada kemaluan Adnan sehingga dia semakin merasakan denyutan kemaluan Adnan. Sesaat kemudian Adnan mencabut kemaluannya dan menyuruhnya nungging, Hesty turuti dan dia rasakan kemaluan Adnan memasuki liang kemaluannya,.. hm.. nikmat sekali dan terasa olehnya dinding liang kemaluannya merasakan hangat dan denyutan kemaluan Adnan hingga terasa dalam sekali, lebih dalam nikmatnya daripada kemaluan Ayahnya.

“oh….ah..ah…arghh” Hesty menDesis kuat menikmati kemaluan Adnan yg sekarang bergerak maju mundur dalam kemaluannya, perlahan dan kemudian makin cepat, Hesty juga makin mempercepat Desisannya ..oh..nikmat sekali dia rasakan saat itu.

SMitap2 suara Desisan dan erangan Adnan dan Hesty terdengar sampai ruang keluarga yg senyap karena Shana sepertinya sudah kecapekan membual, Jempol mengajak mereka tidur, Mita bingung,

“Mas Jempol ngajak Mita atau mbak Shana?” tanya Mita.

“Maunya aku yah kalian berdua “ jawab Jempol yg berusaha mengelak cubitan Shana,

“iih.. maunya… hi..hi.?” Shana tertawa.

Jempol lalu merangkul Mita dan menggandeng Shana berjalan ke kamarnya. Jempol yg terbiasa tidur hanya berkolor ria membuka baju dan celananya, Mita yg tidak tahu mengenai itu mengira Jempol bersiap2 untuk bertarung, Mita lalu menelanjangi dirinya sendiri dan naik ke atas ranjang dan tangannya lalu menyusup masuk kolor dan meremas2 kemaluan Jempol. Shana terkejut melihat Mita yg begitu agresif, tidak mau kalah lalu ikut bertelanjang ria, ah.. masak aku kalah sama wanita udik, Shana berkata dalam hati. Shana lalu naik ke ranjang dan mencium puting Jempol dan memainkan lidahnya pada putingnya.

Jempol yg awalnya kaget dengan tindakan kedua wanita tersebut tidak jadi menolak, dia lalu menikmati permainan kedua wanita tersebut apalagi saat Mita memasukkan kemaluannya ke dalam mulutnya dan menghisap serta memainkan lidahnya pada kepala kemaluannya langsung merem melek kenikmatan. Shana lalu mencium Jempol penuh nafsu dan mengarahkan tangan Jempol ke kemaluannya, Jempol lalu mengelus dan memasukkan jarinya ke liang kemaluan Shana dan menggerakan jarinya maju mundur cepat membuat Shana menDesis menikmatinya. Tangan Jempol lalu meremas2 buah dadanya dan memainkan jarinya pada puting Shana, sesekali Jempol memindahkan tangannya mengobel2 liang kemaluan Mita yg telah bergeser ke arahnya.

Mita yg melihat kemaluan Jempol telah mengeras lalu cepat2 berganti posisi menaiki tubuh Jempol dan memasukkan kemaluan Jempol dalam Liang Kemaluannya , dia takut terserobot Shana. Mita lalu menDesis dan menggerakkan pinggulnya maju mundur dan memutar mencari posisi yg dia rasa paling mantap menikmati kemaluan Jempol. Shana yg kheki melihat gerak cepat Mita lalu menaiki tubuh Jempol juga dan mengarahkan Kemaluannya ke wajah Jempol, dia rasakan ciuman dan jilatan lidah Jempol pada kelentit dan bibir kemaluannya,..hm.. nikmat sekali , dia lalu meraih tangan Jempol dan menuntunnya meremas buah dadanya. Mita yg memandangi punggung Shana mengeliat nikmat tidak mau kalah meraih tangan Jempol yg lain dan meletakkannya pada buah dadanya, oh.. ah.. sengaja dia menDesis kuat saat tangan Jempol meremas buah dadanya dan memainkan putingnya. Shana tidak mau kalah, dia juga ikut menDesis makin kuat sehingga suara Desisan mereka memenuhi kamar,

“oh.. ah.. ah…arh…..oh..”

Shana yg tidak mau terserobot lagi membalikkan tubuhnya dan kali ini pantat montoknya yg menghadap ke wajah Jempol, Shana kembali menDesis saat Jempol kembali memainkan lidahnya, kali ini dia rasakan geli2 nikmat lidah Jempol bergerak menjilati dari bibir anusnya hingga kelentitnya. Shana sekarang menatap ke arah wajah cantik Mita, dia melihat hidung mancung Mita dan bibir mungilnya ternganga menDesis menikmati kemaluan Jempol, hm..emang manis wajah pembokat ini, tanpa sadar Shana yg sudah terangsang lalu gemas memeluk Mita dan mencium bibirnya, Mita kaget tetapi dia tidak menolak saat merasakan sensasi nikmat ciuman Shana,hm.. sama nikmatnya dengan ciuman kedua jurangan mudanya, Mita lalu membalas ciuman Shana.

Kedua tangan Mita lalu bergerak meremas buah buah dada Shana, lalu satu tangan turun dan mengelus2 kemaluan Shana, Jempol heran karena tiba2 saja Shana menjauhkan kemaluannya dari wajahnya, dia lalu melihat kedua wanita tersebut berciuman dan saling meremas buah dada masing2 diatas tubuhnya, Jempol kaget, tetapi dia menikamati pemandangan di depannya, kedua tangannya lalu menopang kepalanya agar bisa melihat dengan nyaman. Tangan Shana mengelus2 atasan kemaluan Mita dan memainkan jarinya pada kelentit Mita, sementara jari Mita mengobel2 liang kemaluan Shana. Tangan Jempol lalu bergerak mengelus2 punggung Shana lalu bergerak memutar ke depan dan meremas2 buah dada Shana.

Mita melepaskan Ciuman Shana dan menDesis makin kuat dan makin cepat menggoyang pinggulnya, lalu dia memekik merasakan dahsyat nikmat puncak kenikmatannya, Mita merebahkan dirinya ke samping Jempol dan memeluk Jempol dan tangannya mengelus2 dada Jempol dan sesekali dia mencium dan memainkan lidahnya pada puting Jempol. Shana lalu mengantikan posisi Mita, sekarang dia menghadap ke Jempol dan mulai menggoyangkan pinggulnya dengan kemaluan Jempol dalam liang kemaluannya.

Desisannya cepat mengikuti goyangan pinggulnya. Tangan Jempol lalu meraih buah dada besar Shana yg juga berguncang cepat mengikuti gerakan pinggulnya, diremas2nya buah dada Shana. Sesaat kemudian Shana memekik nikmat, dia lalu naik dan melihat mengambil kolor Jempol lalu melap kemaluan Jempol kemudian dia mulai melakukan oral pada kemaluan Jempol dengan tangannya dia mengocok2 kemaluan Jempol.

Mita tidak mau ketinggalan lalu ikut mengerumuni kemaluan Jempol, berganti2 an Mita dan Shana saling menjilati kemaluan Jempol membuat Jempol mengerang nikmat, saat erangan Jempol makin kuat, Shana yg tahu Jempol hampir mencapai klimaksnya lalu mendorong Mita dan merebut kemaluan Jempol dan memasukkannnya ke dalam mulut. Shana langsung menyedot kuat saat dia rasakan semburan sperma Jempol dalam mulutnya, Jempol langsung melolong kuat kenikmatan. Begitu selesai Mita dan Shana tertawa terbahak2 mengenang aksi mereka barusan, Jempol tersenyum senang. Mereka lalu tertidur seranjang dalam kamar master room.

Sementara di kamar yg lain Hesty yang memekik merasakan nikmatnya puncak kenikmatan dengan kemaluan Adnan dalam kemaluannya dengan kedua tangan Adnan yg meremas2 buah dadanya, hm.. nikmat sekali dia rasakan, sepertinya dua kali lebih nikmat dibandingkan dia puncak kenikmatan saat masturbasi, sedangkan dengan Ayah Adnan, dia tidak pernah puncak kenikmatan, Ayah Adnan terlalu cepat nembak,sedangkan anaknya,.. wow.. masih belum nembak. Dia lalu makin mempercepat gerakan pinggulnya agar Adnan segera nembak. Adnan akhirnya menembakkan spermanya dengan posisi Hesty diatasnya, sepanjang permainan mereka sering berganti2 gaya, Adnan sengaja melakukan banyak gaya tersebut untuk memamerkan bahwa dia lebih jago memuaskan wanita dibanding Ayahnya.

“oh..ah..arghh..” Jempol mengerang nikmat saat dia menembakkan spermanya, sementara Hesty memelankan goyangannya lalu berhenti dan memeluk Adnan dan berusaha membujuk Adnan agar tidak pulang malam itu, dia masih ingin puncak kenikmatan lagi bareng Adnan sekali lagi. Adnan yg sudah melampiskan Gairahnya pada Hesty malam itu, sedangkan siang sebelumnya pada Mita mampu mengontrol dirinya, tidak terpengaruh dengan suara manja Hesty, dia janji besok sepagi mungkin dia datang dan memberikan puncak kenikmatan kepada Hesty terlebih dahulu sebelum kuliah. Adnan meninggalkan Hesty saat jam menunjukkan pukul sebelas malam, sepanjang perjalanan pulang Adnan merancang skenario untuk Kakaknya agar dia tidak curiga saat dia pulang begitu larut malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.