Vimax Cerita Dewasa Cerita Sex Terbaru
Breaking News

Pamela, Sex Secret

Vimax ABGQQ Bandar Q, Poker, Domino, dan Sakong Online Terpercaya

Demikianlah, Pamela yang sebelumnya adalah cewek yang benar-benar alim, sejak mengenal Rido, kini menjadi cewek yang “alim”. Tanpa terasa beberapa bulan telah lewat dan mereka tetap berhubungan seperti itu. Sampai akhirnya terjadilah peristiwa menyakitkan yang menyebabkan mereka akhirnya berpisah. Awalnya dimulai dengan keinginan Rido untuk berusaha “memamerkan” Pamela kepada teman-teman geng-nya. Semenjak ia berhasil memerawani Pamela dan terus menerus melanjutkan hubungan terlarangnya, beberapa kali ia membual kepada teman-temannya bahwa ia telah menikmati keperawanan dan menjalin hubungan dengan

“cewek cakep yang digodain waktu itu”. Teman-temannya semuanya pada mentertawakannya dan menganggapnya membual. Untuk membuktikan kepada teman-temannya sekaligus untuk meningkatkan ego maskulinnya, ia berusaha mencari cara untuk bisa membuktikan kepada teman-temannya. Namun segala upayanya selama ini selalu kandas, karena Pamela cukup berhati-hati dalam menjaga supaya rahasianya tidak diketahui orang. Pamela memang selalu menuruti kemauan Rido dalam masalah seks dan ia cenderung dalam posisi yang pasif dan “nrimo” aja. Namun dalam hal menjaga rahasianya dan reputasinya, ia betul-betul orang yang berbeda. Sehingga sukar bagi Rido untuk bisa melaksanakan

tujuannya. Apalagi dalam hal kepandaian dan kecerdikan, Pamela jauh lebih pandai dan cerdik dibanding Rido. Oleh karena gagal terus, akhirnya timbul perasaan kesal Rido terhadap Pamela. Kini ia mulai merasa bahwa selama ini dirinya dikendalikan dan dimanfaatkan oleh Pamela.

Perasaan itu timbul semakin kuat setelah beberapa kali ia merasa diabaikan oleh Pamela. Yang paling utama adalah saat Pamela merayakan ulang tahunnya yang ke-18, ia mengharapkan Pamela mengundangnya. Namun apa lacur, ternyata Pamela sama sekali tak mengundangnya. Hal itu membuatnya sakit hati. Sementara bagi Pamela, adalah sulit baginya untuk mengundang Rido. Pertama, apa alasannya mengundang Rido di tengah-tengah teman-teman dekat dan kerabat-kerabatnya? Tentu orang-orang akan heran kalau tahu ia berteman dengan orang seperti Rido.

Tidak mungkin ia mengatakan kepada mereka bahwa ia berteman akrab dengan Rido. Dan, kedua, ia sengaja tidak mau mencampurkan Rido dengan kenalan maupun kerabatnya karena ia tidak mau Rido kelepasan bicara mengenai hubungan terlarangnya kepada mereka. Sementara bagi Rido, ia membutuhkan pengakuan serta keinginan untuk membanggakan “prestasinya” sebagai bagian dari ego maskulinnya. Dan banyak lagi kejadian-kejadian yang seperti

ini. Dengan adanya friksi-friksi itu mereka jadi sering saling tidak bicara. Dan hal itu terjadi semakin lama semakin sering. Namun di sela-sela pertengkaran mereka itu, ada pula saat-saat dimana mereka berbaikan kembali dan kembali melakukan hubungan seperti dulu. Pada suatu hari setelah mereka saling tidak berbicara, akhirnya mereka baikan lagi. Selanjutnya mereka janjian untuk ketemuan lagi.

Pada waktu seharusnya mereka bertemu, tiba-tiba Pamela membatalkannya. Karena ia mendadak harus menghadiri salah satu acara bisnis Papinya. Hal ini membuat Rido menjadi kecewa dan merasa dilecehkan. Sampai akhirnya timbul perasaan marah, benci, dan dendam terhadap Pamela. Diam-diam ia berniat membalas dendam terhadap cewek itu. Ia menyusun rencana untuk betul-betul bisa menghina dan merendahkan cewek itu. Sampai akhirnya muncullah ide bagus yang pelaksanaanya harus menunggu waktu dan situasi yang tepat…

Pada suatu hari, Rido menelpon Pamela dan mengajaknya melakukan

“sesuatu yang lain daripada yang lain.” Belakangan ini hubungan mereka lagi bagus-bagusnya. Karena memang Rido sengaja berusaha menarik hati Pamela. Sungguh beruntung bagi Rido. Pamela yang biasanya cukup hati-hati, pada hari itu sungguh lengah. Sehingga akhirnya ia menuruti kemauan Rido dan berhasil dibawanya ke suatu tempat. Dengan mengendarai motornya, Rido membawa Pamela ke satu gudang tempat besi tua. Ternyata ia mengajak Pamela untuk bermain seks di tempat yang kumuh itu.. Dikatakannya bahwa hal itu akan memberikan sensasi yang berbeda. Dan tempat itu aman karena hanya dijaga oleh pamannya yang saat itu lagi tidak bertugas.

Memang keadaan disana sepi. Tidak ada orang lain selain mereka. Di salah satu ruang, ada tikar dan sofa yang bakal jadi tempat “bertempur” mereka. Saat itu Pamela memakai celana jins dan jaket. Sesampainya disana, dilepaskannya jaketnya. Dan didalamnya ia memakai kaus tanktop ketat warna ungu dengan belahan dada cukup rendah. Dadanya nampak menonjol di balik kaus ketat dan tampak lupa belahan dada bagian atasnya. Tak perlu berlama-lama, Rido segera memulai aksinya. Diraba-rabanya tubuh cewek putih yang dibalut kaus ketat itu.

Sampai akhirnya dilucutinya pakaian gadis itu satu persatu sampai akhirnya ia telah bugil seluruhnya di dalam gudang tua itu. Sementara ia sendiri juga telah melepaskan seluruh pakaiannya sampai telanjang bulat. Nampak penisnya yang ngaceng berdiri dengan tegaknya menyaksikan Pamela yang putih mulus dalam keadaan telanjang bulat juga itu. Pada saat itulah Rido mengajaknya maen dengan mata ditutup.

“lu belum pernah khan disetubuhi dengan mata tertutup. Cobain yuk.”

“Emang apa enaknya.”

“Kalo pengin tahu seperti apa rasanya, ya cobain aja. Khan lu suka hal-hal yang aneh-aneh dan nggak umum. Makanya lu gue ajak kesini.”

Akhirnya Pamela menuruti saran Rido dan sehingga ia tak bisa melihat apa-apa karena matanya ditutup kain hitam.

Kemudian di atas tikar di lantai itu, Rido menggenjot Pamela yang dalam keadaan mata tertutup. Kalau biasanya ia mengenjot-enjot cewek putih mulus ini di atas ranjang yang empuk, kini ia melakukannya di atas tikar yang keras. Namun hal ini tak mengurangi kenikmatannya. Sementara Pamela sendiri juga nggak masalah ditindih tubuh Rido yang hitam dan digoyang-goyang diatas tikar yang keras itu. Terbukti ia terus mendesah-desah dan mengerang-erang dengan erotis.

“Tadi khan kita sudah maen di tikar, sekarang yuk kita maen di sofa ini. Tapi sebelumnya temukan dulu gue.” Kemudian Rido menyalakan radio yang ada di ruangan itu supaya Pamela tak bisa mendengar langkah kakinya.

Pamela yang matanya tertutup mencoba menggapai-gapai Rido,

”Eh, lu dimana sih”, tanyanya.

“Gue ini di depan lu,” katanya sambil menjawil payudara Pamela. Cerita Sex

Kemudian Pamela maju ke depan dan mencoba mencari-cari Rido lagi,

”Dimana sih lu,” katanya sambil tangannya menggapai-gapai ke depan.

“Gue disini lagi,” katanya di sebelah kanan Pamela sementara payudaranya kena diremas. Pamela berusaha menangkap tangan iseng itu, namun ia kalah cepat.

“Aah, lu curang pindah-pindah tempat gitu,” kata Pamela sambil merajuk. Selain matanya yang tertutup, seluruh badannya tidak ditutupi selembar benang pun. Ia berjalan kesana kemari dalam keadaan telanjang bulat.

“Hehehehe. Kacian deh lu. Ayo coba cari dimana gue,” katanya dan tak lama kemudian ada lidah iseng yang menjilat putingnya yang kemerahan.

“Iih, gokil deh lho.

“Ayo lagi,” katanya sambil meraba punggung Pamela yang putih mulus dan meremas pantatnya. Namun saat hendak menangkapnya, lagi-lagi Pamela kalah cepat.

“Ayo, gue di kiri lu sekarang,” katanya. Saat Pamela menggapai-gapai ke arah kiri, ada tangan yang merogoh vaginanya dari belakang. Ia sempat menjepit tangan itu dengan kedua kakinya, namun tangan itu berhasil lepas dari jepitannya sebelum tangannya berhasil menangkap tangan jahil itu.

“Aah, cape ah gini terus. lu nya curang,” kata Pamela berhenti di tempat.

“Ok deh, gue disini, say. Jangan ngambek gitu donk, kata Rido. Ia berdiri persis di belakang Pamela. Tubuhnya yang hitam menempel ke tubuh Pamela yang putih mulus. Tangannya yang satu menggerayangi dadanya dan yang satunya lagi meraba-raba paha dan bulu vaginanya. Sementara kepalanya didekatkan di leher Pamela yang putih itu dan menciuminya.

“Oooh emmmhhh,” desah Pamela.

Kemudian Rido membalikkan tubuh Pamela dan menciumi bibirnya. Sambil berdiri mereka saling berpelukan erat. Tubuh keduanya melekat satu sama lain. Dada Rido menempel di payudara Pamela. Demikian pula dengan perut, paha, dan kaki. Warna kulit keduanya kontras banget. Setelah itu Rido membimbingnya ke sofa dan mendudukkannya. Satu kakinya dinaikkan ke tempat sandaran sofa sehingga posisi kakinya terbuka lebar-lebar. Tak lama kemudian dirasakannya mulut Rido yang menjilati vaginanya. Sementaranya tangannya meremas-remas payudaranya dan memainkan kedua putingnya dengan jari-jarinya.

“Oooh, oooohh, oooohhh,” desah Pamela merasakan nikmatnya. Apalagi ia merasakan teknik jilatannya berbeda dengan sebelum-sebelumnya membuat vaginanya jadi basah kuyup.

Lalu bibir Rido berpindah ke payudaranya. Dihisap-hisap dan dikenyot-kenyotnya payudara yang putih dan padat berisi itu bergantian. Ujung lidahnya dengan lincah menari-nari di sekitar puting Pamela yang kemerahan.

“OOOooooOhhhhhh, desah panjang Pamela.

 

Tak lama kemudian Rido memasukkan penisnya ke dalam vagina Pamela yang memang sudah cukup terangsang untuk disetubuhi itu, dan mengocoknya dengan keras sampai payudaranya berputar-putar dan seluruh tubuhnya berputar-putar.

“Oooh, ahhhhhh, ahhhhhhhh.”

“emmmh, emmmhhh, emmmhhhhhh.”

Kemudian ia mencabut penisnya dan mendekatkannya ke mulut Pamela dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

“Shleeb, shleeeb, shlleeeb.”

Dengan mahir Pamela mengemut-emut, menyedot-nyedot, dan mengulum penis yang ada di dalam mulutnya itu. Kemudian ia kembali menikmati tubuh Pamela dengan menyetubuhinya dalam posisi doggy style diatas sofa itu. Setelah itu giliran Pamela yang ada diatas. Dipangkunya Pamela diatas sofa itu kemudian diatur supaya penisnya masuk menembus vaginanya kemudian terjadilah gerakan naik turun yang membuat sofa itu bergetar-getar, disertai dengan desahan-desahan erotis Pamela. Kemudian berbalik badan. Kalau sebelumnya Pamela menghadap dirinya, sekarang memunggungi dirinya. Namun intinya tetap sama, yaitu Pamela menggerakkan tubuhnya naik turun menikmati keperkasaan penis hitam yang menembus di dalam vaginanya.

“Ahhh, ahhhh, ahhhhhhh.”

“Ooooh, Ridooo, ohhhhhh.”

“Emhhhh, emhhhhhh, emmmmhhhhh.”

Demikianlah Pamela meracau terus dengan liar, seliar gerakan tubuhnya. Entah kenapa hari itu ia merasakan sensasi yang sungguh berbeda saat Rido menyetubuhinya dalam berbagai posisi dengan mata tertutup seperti itu. Sepertinya penisnya bisa berselang-seling berubah bentuk! Mungkin karena pengaruh sensasi matanya yang tertutup yang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Dan tak perlu menunggu lama, gelorabirahi.com  akhirnya Pamela nggak tahan lagi. Cewek yang di sekolahnya dikenal sebagai cewek innocent itu, kini mengalami orgasme hebat akibat penis yang membobol dan mengocok-ngocok di dalam vaginanya.

“Aduuuh, Rido. Enak banget rasanya. Kenapa lu ga ngajak begini dari dulu-dulu,” kata Pamela dengan napas terengah-engah. Ia benar-benar merasakan nikmat yang luar biasa.

Sementara Rido masih belum puas karena ia masih belum ejakulasi. Sebagai intermezzo, ia menyuruh Pamela memijiti dirinya dengan menggunakan payudaranya.. Sehingga kini payudara Pamela yang putih dengan putingnya yang kemerahan menjelajahi seluruh tubuh Rido yang coklat kehitaman. Sungguh nikmat sekali dipijat oleh payudara cewek putih bersih dan cakep ini. Apalagi cewek ini masih sangat muda, 18 tahun. Dan lagi, cewek ini adalah anak orang kaya! Namun bersedia melayani cowok rendahan seperti dirinya. Kemudian Rido menyuruh Pamela menungging lagi di sofa.

 

Kali ini ia bertanya ke Pamela,”Kepala atau ekor?”

“Apa sih maksud lu?”tanya Pamela.

“Sudah pilih aja. Ga usah mikir.”

“Kepala.” Kemudian Rido berpindah tempat ke depan, mendekatkan dan memasukkan penisnya ke dalam mulut Pamela.

“shleeb, shleeeb, shleeeb.” Mulut Pamela mengenyot-kenyot penis di dalam mulutnya itu.

Setelah mencabut penisnya, Rido bertanya lagi,

”Kepala atau ekor?”

Dan dijawab,”Ekor”, yang mengakibatkan,

”Ahhhh, Ahhhhhh, AHhhhhhhh” suara Pamela yang mendesah-desah karena vaginanya dikocok-kocok oleh penis Rido dari belakang.

Lagi-lagi dicabut penisnya, dan bertanya,

“Kepala atau ekor?”

Tergantung jawaban Pamela, ia berpindah tempat, either ke mulut atau vagina Pamela. Hal ini dilakukan berulang-ulang, sampai:

cerita dewasa 2016, cerita dewasa terbaru, cerita dewasa, cerita mesum 2016, cerita mesum terbaru, cerita mesum,

“Koq lu ga pernah minta “atau” sih? Habis ini ya,” kata Rido.

“Emang kalau “atau” gimana? tanya Pamela penasaran.

“Hehehe, makanya coba donk,” kata Rido.

“OK, sekarang, Kepala atau ekor?” tanya Rido.

“Atau!”

Rido berpindah tempat ke depan, dimasukkan penisnya ke dalam mulut Pamela dan digerak-gerakkan penisnya di dalam mulut Pamela.

“shleeb, shleeeb, shleeeb,” Pamela lagi-lagi menyepong penis yang ada di depannya itu. Namun ia menghentikan aksinya dan protes,

”Memang apa bedanya dengan kepala?”

“Ooh, beda donk. Ayo lu terusin deh emutan lu sebentar lagi lu bakal tahu bedanya,” kata Rido sambil memasukkan penisnya ke dalam mulut Pamela lagi yang segera dipatuhinya.

“Nah, sekarang lu sendiri yang minta dan pengin tahu bedanya khan? Nah bedanya ini nih….” kata Rido

Belum selesai Rido bicara, tiba-tiba

“Bleesss, Bleeess, Bleeesssss.”

Ada penis yang dengan perkasa menembus vagina Pamela dari belakang dan mengocok-kocoknya dengan keras membuat tubuh Pamela jadi terdorong dan semakin keras emutannya ke penis Rido.

Lho?! Kok bisa ada dua penis yang masuk ke dalam dirinya?

Oleh karena heran dan terkejut, Pamela membuka penutup matanya, dan dilihatnya Rido berdiri di depannya. Penisnya berada di dalam mulutnya. Lalu penis siapa yang menembus dan mengocok-ngocok vaginanya? Ia melepaskan penis Rido dari mulutnya dan menoleh ke belakang. Betapa terkejutnya ia melihat ternyata ada cowok berkulit hitam lain dan berbadan kekar di belakangnya lagi asyik menikmati vaginanya dari belakang! Sehingga kini ia dinikmati oleh dua orang cowok sekaligus! Oleh karena cowok itu sedang asyik menggenjot-genjot dirinya, sehingga tubuhnya ikut terdorong maju mundur seiring dengan gerakan cowok itu. Kisa Sex

“Lho! Koq….koq….,” Pamela keheranan dan tak tahu harus berkata apa.

“Heheheheh, bingung ya? Tanya sama cowok lu tuh,” kata cowok di belakang itu dengan wajah sinis terkekeh-kekeh.

“Ayuk, terusin dulu say emutannya, tanggung nih. Ngomongnya ntar aja ya,” kata Rido sambil memasukkan penisnya ke dalam mulut Pamela lagi. Sementara sodokan penis cowok di elakangnya itu otomatis membuat mulut Pamela ikut bergerak maju mundur mengemut penis Rido.

“Bagus. Ayo, dorong terus yang kenceng Mas, supaya yang di depan ikutan enak juga,” kata Rido kepada cowok itu sambil tersenyum puas. Kedua tangannya memegang rambut Pamela dan ikut mendorong-dorong kepalanya.

“Beress. Wah, gila! Betul-betul mantap nih cewek. Putihnya itu lho, bikin kagak tahan. Apalagi memeknya masih sempit banget. Lu bisa dapet cewek kayak gini darimana, Do?” kata cowok di belakang. Kedua tangannya mulai merengkuh payudara Pamela yang menggantung itu. Diremas-remasnya payudara putih dan kenyal di dalam genggamannya itu.

“Gimana rasanya, enak ya disodok depan belakang.”

“Jadi dobel dah enaknya.”

“Hehehehehe.”

“Hahahahahaa.”

Sementara kedua cowok itu terkekeh-kekeh menikmati aksinya, Pamela merasa marah dan sakit hati terhadap Rido. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa saat itu karena ia telah terlanjur disetubuhi begitu. Apalagi posisinya yang terjepit diantara keduanya. Lagi pula tak mungkin ia dapat melawan dua orang cowok yang jauh lebih bertenaga dibanding dirinya. Sehingga ia hanya bisa pasrah saja.

Tak lama kemudian,

“Ehhhhmm, ahhhhhh, ahhhhhhhhhh,” Rido bersuara ketika ia akhirnya ejakulasi dan memuntahkan seluruh spermanya ke dalam mulut Pamela. Sungguh puas rasanya bisa menumpahkan seluruh spermanya di dalam mulut cewek itu sekaligus membalas dendam terhadap cewek itu. Setelah Rido selesai mengeluarkan penisnya,

“Nah, ayo, sekarang ganti posisi ya,” kata cowok asing itu sambil menidurkan Pamela di sofa. Lalu penisnya yang besar kembali menerjang vagina Pamela dan menyodok-nyodoknya. Sementara tangannya meremas-remas payudara Pamela.

“Wahh, muluuss dan bening lagi. Hahahaha. Kulit dan body-nya pun sangat terawat. Kamu pasti anak orang kaya ya,” kata cowok itu sambil “menggoyang” Pamela..

“Belum pernah gue nyicipin anak orang kaya. Rasanya beda nih. Apalagi tampang lu cakep. Gue suka deh. Hehehehehe.”

“Ayo Do, jangan bengong aja, rekamannya diterusin lagi,” perintah cowok itu kepada Rido.

“Ok, deh Mas,” kata Rido mengambil beberapa foto dan video pemandangan itu dengan handphone cowok itu.

Pamela sungguh tak menyangka kalau dirinya telah ditipu mentah-mentah dan dikhianati oleh Rido. Ia baru mengerti sekarang kenapa matanya ditutup dan kenapa Rido menyalakan radio keras-keras. Supaya ia tidak melihat atau mendengar adanya orang lain dan supaya ia tidak mendengar bunyi “klik” kamera handphone itu. Kini ia merasa dirinya terhina. Apalagi sampai dirinya bisa disetubuhi oleh cowok tak dikenal tanpa seijin dan sepengetahuannya. Kini ia baru menyadari kalau ia telah disetubuhi oleh kedua orang ini secara bergantian sejak saat matanya tertutup tadi. Oleh karena itu kenapa penis “Rido” seperti selang-seling karena memang ia dan cowok asing itu bergiliran menggenjot dan menikmati dirinya.

Matanya merah seperti menahan tangis namun ia tak dapat berbuat apa -apa. Ia hanya menatap ke arah Rido sementara tubuhnya berguncang-guncang digenjot oleh cowok itu. Cowok yang tak dikenalnya, bahkan namanya pun ia tak tahu! Meski tak mengatakan apa-apa, pandangan matanya menunjukkan bermacam-macam perasaan yang sedang berkecamuk di dalam hatinya, ada rasa bingung (kenapa Rido sampai tega melakukan itu), amarah, terhina, tak berdaya, sedih, takut, dll. Rido awalnya merasa puas karena akhirnya kesampaian niatnya memperdayai dan membalas dendam terhadap Pamela. Namun semenjak ia berejakulasi tadi, rasa puas karena berhasil membalas dendam itu seketika sirna.

Kini pandangan mata Pamela yang menatap lekat-lekat ke arahnya, membuat dirinya jadi terguncang. Kepuasan membalas dendam itu kini lenyap tak berbekas malah berubah menjadi rasa kasihan dan malu terhadap gadis itu. Kini ia menyadari kalau pembalasannya ini sungguh sangat keterlaluan. Seharusnya ia merasa bersyukur karena selama ini Pamela telah bersedia melayani dirinya. Ia membayangkan Pamela yang tadinya begitu happy dan excited namun kini dalam kondisi yang terpuruk. Sungguh kontras sekali perbedaannya. Dan semuanya itu akibat perbuatannya!

Kemudian, timbul perasaan aneh yang menjalar ke tubuhnya. Ia merasa hatinya disayat-sayat saat melihat senior di geng-nya itu menyetubuhi Pamela di depan matanya. Apalagi lagak serta cara dia menyetubuhi cewek itu seperti layaknya orang yang menghina seseorang yang lebih rendah daripada pembantu. Setelah perasaan dendamnya menguep habis, gelorabirahi.com  baru sekarang ia menyadari kalau sebenarnya ia telah mencintai cewek ini! Malah kini ia menduga-duga, mungkinkah Pamela diam-diam juga mencintai dirinya? Ah, sungguh bego diriku! pikirnya.. Ia telah mengorbankan cewek yang dicintainya itu demi sebuah pembalasan dendam yang tanpa makna. Namun kini semuanya telah terlambat. Sekarang ia tidak punya keberanian untuk mencegah Daryanto, senior di geng-nya itu untuk mempermainkan dan menghina Pamela, cewek yang dicintainya itu.

“Ayo terusin, ambil beberapa foto lagi,” kata Daryanto yang adalah senior Rido di geng-nya. Namun Rido tak sanggup melakukannya lagi.

Tak lama kemudian, cowok itu mengeluarkan penisnya dan mengocoknya diatas tubuh Pamela. Spermanya muncrat cukup banyak membasahi leher, dada, dan perut Pamela. Kemudian, seperti di film bokep, ia mengusap spermanya itu ke seluruh tubuh Pamela sehingga basah dan mengkilap dibuatnya.

“Gila benar-benar asyik nih cewek. Udah cakepnya kayak bintang film Mandarin. Putih mulus. Body-nya pun ok banget. Tapi begonya itu, hahahahaha. Nah, sekarang jadi mengkilap dah lu sekarang,” katanya dengan pandangan menghina dan tersenyum sinis.

“Oh ya, omong-omong, kenalin, nama gue Daryanto. Rido adalah anak buah gue di geng kami,” kata cowok itu.

“Lu benar-benar cewek gaul dah. Belum kenalan sudah boleh menggauli duluan,” kata Daryanto sambil memencet-mencet payudara Pamela.

“Gimana, enak ya genjotan gue. Kapan-kapan gue pake lagi ya. Hahahahahaha.”

“Sekarang lu boleh pake bajumu lagi dan pulang ke rumah. Kayaknya habis ini lu perlu mandi sampai bersih. Hehehehehehe.”

“Nanti kalo gue pengin sama lu lagi, gue tinggal panggil lu lagi. Lu punya no telponnya khan, Do. Nanti jangan lupa sms ke gue,” perintahnya.

“Dan luu harus menurut,” ancamnya kepada Pamela lagi,”Ingat, foto-foto dan video lu ada disini dari sejak mata lu ditutup sampai sekarang,” katanya sambil mengangkat handphone-nya.

“Kalo lu tidak patuh, jangan salahkan gue kalo foto-foto dan video body mulus lu sampai tersebar ke semua orang. Hahahahaha.”

“Lain kali gue pengin bersenang-senang dengan lu di dalam rumah lu, di atas ranjang yang lu tidurin setiap malam.”

Rido mencoba membantu Pamela berdiri, namun ditepisnya dengan keras.

“Hahahahaha, kayaknya cewek lu ini lagi marah. Tapi jangan kuatir, kapan pun lu pengin sama dia, tinggal ngomong ke gue. Karena semua ada disini. Hahahahahaha,” kata Daryanto memegang handphone-nya, “Sekalian nanti kita kenalin dia ke teman-teman yang lain. Supaya ada pemacu semangat buat mereka. Huahahahahahahaha!”

Hati Rido menjadi pilu mendengar hal itu. Namun apa daya, ia tidak berani menghadapi Daryanto yang jauh lebih senior dan punya pengaruh besar di dalam geng-nya. Kalau sampai berani melawan, bisa-bisa ia yang hancur sendiri.

Tak lama kemudian, berpisahlah mereka bertiga mengambil jalan sendiri-sendiri.

Pamela

Pamela yang sebelumnya datang kesini bersama Rido, menolak untuk diantar pulang olehnya. Bahkan ia sama sekali tidak mau berbicara dengan Rido yang mencoba meminta maaf kepadanya. Dengan mata yang merah menahan tangis, ia mencegat taxi di jalan dan pulang ke rumahnya. Hatinya sungguh hancur dan dirinya betul-betul terpuruk. Seumur hidup tak pernah ia dihina oleh orang sampai separah itu. Tak disangkanya Rido bisa menipu dan mengkhianatinya sampai seperti itu. Kini, tak bisa dibayangkan kalau dirinya seumur hidup akan menjadi budak seks geng mereka dan setiap saat dibutuhkan, ia harus mematuhinya. Kalau sampai menolak, mereka akan membocorkan foto dan video telanjang dirinya serta adegan seks yang dilakukannya. Lalu apa kata orang-orang di sekitarnya kalau hal ini sampai di telinga mereka? Kondisi dirinya saat ini sungguh kontras dengan saat di awal cerita dimana ia menjadi pusat perhatian dan semua orang begitu mengagumi dirinya.

Daryanto

Berbeda jauh dengan Pamela yang dalam kondisi memilukan, Daryanto naik mobilnya dengan hati gembira. Sungguh puas ia hari itu karena bisa menikmati diri Pamela yang sebelumnya adalah “out of touch” baginya untuk mencicipi cewek-cewek seperti tipikal Pamela gini. Ditambah lagi, ia memegang kartu as yang akan menjamin cewek itu bersedia menuruti apa pun kemauannya kapan pun ia mau. Bahkan ia berpikir untuk menjadikan cewek itu sebagai sumber penghasilan dengan menjualnya kepada pria-pria yang ingin mencicipi cewek seperti Pamela dan sanggup membayar mahal. Sungguh, cewek seperti itu tentu menarik banyak peminat. Ia tersenyum dan tertawa puas di dalam mobilnya.

Namun, sungguh nasib orang susah diduga. Pada saat ia membayangkan keuntungan yang bakal didapat dari pikiran jahatnya itu, ia menjadi lengah. Dalam perjalanan pulang, ia berhenti di suatu tempat dan disana ia berhasil dicegat oleh beberapa anggota geng musuhnya. Oleh karena dikeroyok, ia kalah dan dipukuli sampai babak belur. Mobilnya pun dirusak. Kacanya dipecahin dan keempat bannya dikempesin. Barang-barang miliknya yang berharga dirampas sementara yang tidak berharga dibuang ke sampah. Akhirnya, boro-boro mendapatkan keuntungan, ia malah harus dirawat di rumah sakit dan kehilangan materi dalam jumlah cukup besar. Sementara handphone itu hilang entah kemana.

Rido

Sementara Rido sendiri bernasib lebih naas lagi. Oleh karena perasaan bersalahnya yang besar terhadap Pamela dan perasaan tak berdaya menghadapi Daryanto, ia menjadi frustasi. Sebagai pelampiasannya, ia mengendarai motornya dengan sangat kencang. Malang baginya, ia terlambat mengerem dan menabrak orang yang menyeberang sampai meninggal seketika. Oleh karena takut akan perbuatannya, ia berusaha melarikan diri. Namun ia berhasil ditangkap dan dipukuli rame-rame oleh orang-orang disekitar. Selain babak belur, ia masih harus meringkuk di penjara karena terbukti bersalah melakukan tabrak lari sampai orangnya meninggal. Total waktu yang harus dilalui di penjara adalah beberapa tahun, karena vonis pertamanya ditambah beberapa kali melakukan pelanggaran di dalam penjara ( mungkin karena rasa frustasinya dengan kehidupan barunya di dalam penjara).

Demikianlah nasib yang dialami ketiga orang tersebut hari itu, yang semuanya berakhir dengan tragis.

Sementara itu…

Cowok itu bagaikan disengat seratus kalajengking saat melihat isi handphone yang ada di tangannya itu. Tak disangkanya didalamnya ada foto-foto dan video bugil cewek putih dan cakep bahkan juga ada saat cewek itu sedang disetubuhi dalam berbagai posisi. Cewek itu begitu nyata dan original dan semuanya baru diambil pada hari itu juga. Ia tak habis pikir bagaimana ceritanya sampai foto dan video cewek ini bisa ada di dalam handphone Daryanto.

BERSAMBUNG lagi pemirsa,.. pokoknya sambung menyambung menjadi 1 itulah Indonesia…

kisah dewasa 2016, kisah dewasa terbaru, kisah dewasa, kisah mesum 2016, kisah mesum terbaru,kisah mesum,

Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.