Vimax Cerita Dewasa Cerita Sex Terbaru
Breaking News

Mrs Sex And Friend (Finale)

Vimax ABGQQ Bandar Q, Poker, Domino, dan Sakong Online Terpercaya

Akhirnya sampai di penghujung cerita dari judul ini… yuks mari…. Hore Hari libur telah tiba.

Siang itu aku menggiring ketiga gadisku yang manyun. Mereka mengenakan atasan tank top dan rok mini ketat.

“Manggg kita ke dufan ajaaaa…” Sandy merengek

“Iya manggg…” “Manggg Triminiii… Huu Uhhh” demikian juga halnya Nia dan Morine merengek-rengek.

Dengan tegas aku menyuruh mereka naik kemobil, Jhoni menggaruk-garuk kepala, aku menghela nafas panjang ada perasaan bersalah mendera hati kecilku.Gelora Birahi

———————————–

Beberapa hari yang lalu

“Ehhh Dhanni… bawa dong tiga gadis itu kesini…”Barli sibawel tiba-tiba mengajukan sebuah permintaan , para sahabatku juga ribut mengajukan permintaan yang sama.

“Ayooo Dhannni tolongg kami butuh sekali” Didin begitu memelas.

Aku dan Jhoni saling berpandangan tidak tahu harus menjawab apa…

“Udahhh gini aja… Ntar kita bawa kesini tapiiii…., kalian Nggak boleh menyakiti mereka… kalau tidak…. Kami akan mengambil tindakan serius…” Jhoni mendadak menjadi sangar dan serius.

Para sahabatku tidak berani bersuara lagi kemudian mereka mengangguk setuju

“Tapi kami boleh kan kalau memberi mereka kenikmatan…”Sam Nggakak tertawa , selanjutnya terdengar suara tawa riuh rendah memecah keheningan malam.

————————————

Aku membujuk ketiga gadisku untuk turun dari mobil, akhirnya satu persatu mereka turun dari mobil. Dari dalam sebuah rumah muncul wajah-wajah para sahabatku, tanpa malu-malu mereka sudah telanjang bulat dihadapan ketiga gadisku, kemaluan-kemaluan yang besar – besar dan panjang kini sudah lepas dari sangkarnya.

“Burung-burung nakal” berukuran 19 s/d 25 cm teracung-acung mengajak ketiga gadisku untuk berperang.dalam kenikmatan.

Ketiga gadisku bersembunyi ketakutan dibalik tubuhku dan Jhoni,

“Manggg Trimin siapa mereka ?” “Ihhh mangggg” “Uhhhhh…Mang Jhoni”

Berbagai pertanyaan terlontar dari mulut ketiga gadisku yang panik. Kini mereka mulai mengurung ketiga gadisku, decak kagum begitu ramai terdengar, kagum akan ketiga gadisku yang cantik, mulus , mungil, pokoknya cute banget deh. Kayanya biar Nggak susah nginget-nginget, kita ulas dulu Profile mereka ya..

1.)Amin wajahnya yang dulu ganteng , suka bermain wanita kini berwajah hancur mengerikan akibat dibakar warga.

2.) Sam bermata picak, hanya memiliki satu kuping, kayaknya sih kuping yang satu lagi udah Alm.

3.) Fadil tubuhnya berotot mirip hulk, bibirnya kini dipenuhi bekas jahitan.

4.) Jo wajahnya tetap Jo,tapi cuma setengah, setengah lagi hancur tersiram air keras.

5.) Nick Botak, Brewokan, tubuhnya bertato.. berperut buncit kayak orang cacingan.

6.)Didin Ahli kunci, tubuhnya penuh bekas jahitan disana-sini, mirip  Frankenstein.

7.) Barli sibawel, bibirnya sumbing.

8.) Agato, Tangannya kini Cuma sebelah kanan, hidungnya agak melesak kedalam..

Aku memperkenalkan mereka pada para sahabatku yang berebutan menyalami ketiga gadisku.

“Ehhhhhhh!!” Morine kaget ketika Fadil meraih tubuhnya, dibopongnya tubuh Morine kedalam rumah, Jo, Didin dan Amin mengikuti Fadil dan Morine.  Fadil , Jo, Didin dan Amin berebutan menelanjangi Morine, gelorabirahi.com kemudian Fadil mendudukkan tubuh Morine diatas ranjang, ia bersujud dan langsung mengangkangkan kedua kaki gadis itu lebar-lebar.

“Ouchhh Owww.. Akkkk….” Morine tersentak kaget merasakan jilatan-jilatan Liar Fadil diselangkangannya, Jo meremas-remas buah dada Morine sebelah kiri, dan Didin meremas-remas buah dada Morine sebelah kanan, Amin menciumi Morine dari belakang.

“AKhhhh Owwwww… Utssss” Kedua tangan Morine menahan kemaluan Fadil yang hendak menyeruduk lubang vaginanya

Jo dan Didin menangkap tangan Morine dan memegangi tangan gadis itu sehingga Fadil lebih leluasa melampiaskan nafsunya.

“Aowwww Whhhhhhhaa HMMMM MMMMMHHH” jeritan Morine tersumpal oleh mulut Amin, Tubuh Morine tersentak-sentak ketika Fadil memaksa menjejalkan kemaluannya memasuki lubang Vagina Morine yang berukuran mungil.

“Duh sempit amat.. seretttt assyikkk…baru kali ini gua ngerasain memeknya amoy.. anak sekolahan lagi… HA HA HA” Fadil tertawa senang merasakan jepitan sempit dikepala kemaluannya, tubuh Morine terguncang-guncang dengan kuat ketika Fadil menyodok-nyodokkan kemaluannya.

Jo dan Didin menggelitiki putting susu Morine, mulut Morine sampai kempot diemut oleh Amin yang rakus, Fadil menggasak lubang Vagina Morine kuat-kuat. Tubuh Morine menggelinjang-gelinjang menghadapi serangan dari empat orang laki-laki sekaligus

“Auuhhh… OHHHH AWWW CRRRTTT… CRRRTTTT” tanpa ampun Morine terkapar dalam kenikmatan ketika lubang Vaginanya berdenyut-denyut dan memuncratkan cairan dari dalamnya.

“Awww. Aduhhhh duhhhhhhh NGGGHHH”Morine mengerang ketika Fadil menggunakan kemaluannya dengan kasar mengorek-ngorek lubang vaginanya.

“Kira.. kira lu…, jangan sampe sobek tu memek.”Didin menggoda Fadil.

“Emangnya lu pikir kertassss…”Fadil terkekeh-kekeh kemudian melanjutkan mengocek-ngocek dengan lebih kuat sampai Morine merengek-rengek

Keempat laki-laki itu terkekeh-kekeh, Fadil mencabut kemaluannya dari vagina Morine. Didin tidur terlentang diatas ranjang, ketiga laki-laki itu menggiring Morine agar menduduki kemaluan Didin. Morine pun bergoyang dan menaik turunkan pinggulnya.

“Wueisssttt… gila!!!! panas amat goyangannya…”Jo memuji Morine sambil menjamahi payudaranya.

Amin menahan gerakan Morine, ia menjejalkan kemaluannya kelubang anus gadis itu.

“Owwww…” Jeritan Morine mengiringi melesatnya kemaluan Amin merojok lubang anusnya, Untuk sesaat Amin dan Didin membiarkan Morine untuk membiasakan diri menerima kemaluan mereka di lubang anus dan lubang vaginanya, selanjutnya….

“Akhhh Owww… Uhhh…” Morine merinding keenakan ketika lubang vaginanya dan lubang anusnya dikocok – kocok sekaligus.

Kedua tangannya melingkar kebelakang membelit leher Amin, secara otomatis payudara Morine membusung kedepan dan menjadi mainan yang mengasikkan bagi Fadil dan Jo.

“He he he Hebat juga lo Moy…”Amin mencengkram pinggul Morine sambil memacu kemaluannya lebih kuat,

Didin mengelusi paha Morine sambil meyentak-nyentakkan kemaluannya keatas. Jo dan Fadil meremas-remas payudara Morine, mengusapi payudaranya yang lembut dan kemudian memelintir-melintir putting susunya yang lancip dan keras.

“Akhhhhh Oww Kecrotttt KCRRRTTT” Untuk yang kesekian kali Morine mengerang kenikmatan, matanya yang sipit terpejam rapat merasakan cairan kenikmatan kembali membanjiri selangkangannya, Tubuhnya masih terguncang-guncang karena sodokan Amin dan Didin, Jo masih asik menjejal-jejalkan kemaluannya kemulut Morine, sedangkan Fadil meremasi payudara Morine.

“Hu AkkkkkhHHH…”

“HMMMRRRRHH” Amin dan Didin menusukkan kemaluan mereka dalam-dalam pada lubang anus dan lubang Vagina Morine.

Hampir bersamaan mereka menembakkan sperma mereka kedalam tubuh gadis itu. Tubuh Morine tertindih diantara tubuh Amin dan Didin, namun itu tidak begitu lama karena Fadil dan Jo merebut tubuh mulusnya dari cengkraman kedua teman mereka yang sudah sukses memuaskan nafsu bejatnya.

“Jo…bagi susunya….” Fadil sempat sewot karena Jo dengan rakus memonopoli kedua payudara Morine.

Jo menggeser posisinya kesebelah kanan dan Fadil langsung merebahkan tubuhnya disebelah kiri.

“Tadi siapa nama lu moyy.. Hmm ?” Fadil bertanya sambil menciumi bibir gadis itu, tangan Fadil menggenggam payudara Morine.

“Morine Ennngg….” Gadis itu kembali memejamkan mata sipitnya ketika merasakan hisapan Jo diputing susunya.

Morine membuka mulutnya dan menjulurkan lidahnya keluar. Fadil terkekeh-kekeh menghisapi dan mengait-ngait lidah Morine, sesekali Bibirnya mengulum bibir Morine yang mungil. Jo menarik dan menyuruh Morine agar menungging, Jo berusaha mencoblos lubang Vagina Morine dari belakang, sedangkan Fadil menarik kepala Morine dan menjejalkan kepala kemaluannya ke mulut gadis itu.

***********************

Sementara itu diluar sana

“Ihhhhh…jangan ahhh…Oww” Barli memeluk dan menciumi Sandy, Jhoni merayapkan  tangannya menjamah pinggul Sandy dan Nick bersujud dan menyusupkan tangannya kedalam rok mini gadis itu. Pakaian yang dikenakan oleh Sandy terlempar kesana kemari.  Barli dengan paksa hendak menidurkan tubuh Sandy diatas rerumputan.

“Eiiittt… tar dulu…. Lu ambil gih kasur busa didalem sana…” Jhoni merebut tubuh Sandy dari Barli.

“Waduhhh tanggung… Nggak usah pake kasur segala…”Barli hendak merebut  Sandy.

“Kotor tau !!! Kaga…boleh !! Napa sih lu rewel amat !!!” Wajah Jhoni berubah garang, ia begitu melindungi Sandy

Barli dan Nick tidak berani membantah mereka berdua masuk kedalam rumah dan membawa dua buah kasur busa keluar.

“Tolooongg Jhon, Nggak kuatt…” Barli memohon-mohon, demikian juga Nick.

Dengan lembut Jhoni mendorong Sandy kearah Barli dan Nick. Mereka segera membaringkan tubuh Sandy diatas kasur busa, kedua tangan Sandy dipegangi terentang ke kiri dan kekanan, Barli dan Nick dengan bebas menyusu dipayudara Sandy, Jhoni menerkam selangkangan Sandy dan mengemut-ngemut cairan gurih diselangkangan gadis itu.

“Awww Akkksss UHHHH” Sandy menggelinjang-gelinjang ketika kenikmatan yang diberikan oleh ketiga laki-laki membuatnya merinding panas dingin.

Nick tidur terlentang diatas kasur busa, Barli memberi komando agar Sandy mengangkang naik kemedan pertempuran dalam posisi punggungnya menghadap ke arah dada Nick  dan

“Jrebbbbb….. Jrebbbb” berkali-kali kemaluan Nick berusaha memasuki lubang kecil imut dipantat Sandy. Tangan Nick membantu mengangkat dan menurunkan pinggul Sandy, Jhoni dan Barli menyodorkan kemaluannya pada Sandy, gelorabirahi.com tangan mungil gadis itu sibuk mengocok-ngocok kemaluan dua laki-laki yang terkekeh-kekeh keenakan. Sesekali bergantian diemut-emutnya dan dijilatinya kepala kemaluan Jhoni dan Barli.

“Uhhh Si Amoyy hebattt!!! Terus!” Barli menceracau keenakan.merasakan hisapan kuat Sandy dikepala kemaluannya.

“Hushhh… namanya bukan Amoyy Tapi TAAA.. RIII… DAAA” Jhoni protes sambil mengelusi kepala Sandy.

“Hee NNNGhhh CRRRt CRRRRT” kening Sandy berkerut matanya terpejam rapat, tubuhnya roboh kebelakang ketika cairan kenikmatannya berdenyut-denyut keluar.

Jhoni berbaring disisi dikanan dan Barli berbaring disisi kiri , mereka asik menonton geliatan-geliatan tubuh Sandy diatas tubuh nick yang sedang asik memompa kemaluannya keatas merojok-rojok anus Sandy. Barli mulai mengambil posisi, ia mengangkangkan kedua kaki Sandy lebar-lebar kemudian kepala kemaluannya menusuk dan menekan-nekan berusaha memasuki lubang vagina gadis itu yang sempit.Gelora Birahi

“Owww Akhhhhh” satu tusukan kuat SiBarli membuat Sandy membelakkan matanya, dua Batang kemaluan yang besar dan panjang mengait lubang anus dan lubang vagina Sandy yang mungil.

Jhoni mengecupi kening Sandy dan bertanya

“Gimana ? enakk ?”

Sandy menatap Jhoni dan mengangguk, selanjutnya tubuh Sandy terguncang-guncang karena sodokan-sodokan kuat dilubang anus dan lubang vaginanya. Jhoni menyusu dibuah dada Sandy

“Ooooohhhh!!” Sandy kembali menggelepar-gelepar dilanda kenikmatan.

Ketiga laki-laki yang menggumuli Sandy terkekeh-kekeh menikmati tubuhnya yang halus dan mulus. Beberapa saat kemudian Jhoni duduk mengangkang diatas ranjang, Nick dan Barli mencabut kemaluannya dari kedua lubang gadis itu. Nick menyerahkan Sandy pada Jhoni, Jhoni mengarahkan kepala kemaluannya pada lubang Vagina Sandy, gadis itu berusaha memasukkan kemaluan Jhoni dalam posisi duduk saling berhadapan. Barli dan Nick sibuk membantu meremas dan menekan-nekan buah pantat Sandy.

“Auhhhh….. jrebbbb” Sandy menahan gerakannnya ketika kepala kemaluan Jhoni melesat masuk kedalam lubang vaginanya.

Lidah Sandy terjulur keluar ketika Jhoni menyentakkan kemaluannya menyelami lubang sempit diselangkangan gadis itu. Barli dan Jo menarik punggung Sandy agar ia merebahkan punggungnya diatas kasur busa, mereka berdua asik menyusu pada buah dada gadis itu. Jhoni yang masih dalam posisi duduk menaikkan kedua kaki Sandy, kemaluannya yang besar dan panjang masih mengait lubang vagina Sandy yang kini rebahan diatas kasur itu.

“Teruuuss Jhonnnn Ha HA HA HA” Nick memberi semangat pada Jhoni.

“Ha HA HA liat susunya… Wahhhh bagus..!! Baguss!!” mata Barli melotot melihat payudara Sandy yang bergerak-gerak dengan kencang seirama dengan sodokan-sodokan Jhoni.

“Awww KRRCCTTT KTCTTTRRRTTTTT” Sandy menatap sayu pada ketiga laki-laki yang sedang habis-habisan menikmati tubuhnya.

Tangan Barli dan tangan Nick mengelusi payudara Sandy, dipelintir-pelintir dan ditarik-tariknya putting susu gadis itu dengan lembut. Sesekali mereka menunduk untuk menghisapi  dan menjilati buah dada Sandy. Keringat meleleh ditubuh Sandy bagaikan keju yang terbakar api kenikmatan.

cerita bokep 2016, cerita bokep terbaru,cerita bokep, cerita ngentot 2016, cerita ngentot terbaru, cerita ngentot,

*********************************

Sam dan Agato mulai mengelilingi Nia

“Nggakk ahh !! Nggak mau…!! mang Trimin HMMM MHHH”Nia berontak ketika Sam bersujud sambil meraih pinggangnya, Tangan kanannya merayapi Paha Nia yang halus,  Agato menjilati leher Nia dari belakang,sedangkan dari belakang aku memegangi kedua tangan Nia dan menarik tangan Nia dengan lembut kebelakang.

Lewat Tangan Agato yang Cuma sebelah menyusup masuk kedalam Tank Top yang dikenakan oleh Nia. Agato tampak asik meremas-remas payudara Nia. Sam menaikkan rok mini gadis itu dan menarik turun kain segitiga berwarna merah diselangkangan gadis itu.

“HMMM… Wahhh…!!!” Sam melotot melihat garis tipis yang sedikit terbuka menampakkan isi Vagina Nia yang berwarna merah muda.

Sam mencelupkan telunjuknya kesela-sela diselangkangan Nia. Agato menarik tangannya dan bersujud untuk ikut menonton vagina Nia, Agato ikut mencelupkan jari telunjuknya dan kini berbarengan mereka berdua asik mengocek-ngocek lubang sempit diselangkangan Nia. Nia menggeliat geliat, aku menciumi dan menjilati lehernya dan turun mengecup-ngecup bahu Nia. Nia memohon agar aku melepaskan kedua tangannya, aku menuruti permintaannya sambil terus kedua tanganku kini mengelus ngelus pinggang Nia yang ramping, kutarik baju tank top yang dikenakan Nia keatas agar terlepas dari tubuh mulusnya yang putih.

Setelah melepaskan pengait bra, kulepaskan dan kulempar jauh-jauh bra berwarna putih itu.

“AWWW AKHHH CRUTTTT CRUTTTTTTTTT” Agato dan Sam berebutan menjilati lendir yang meleleh diselangkangan gadis itu.

Sam berdiri dan merendahkan tubuhnya, diemut-emutnya payudara Nia bergantian yang kiri dan kanan, sementara Agato masih sibuk membersihkan lendir meleleh dari sela-sela selangkangan Nia. Lidah Agato begitu lincah mengait-ngait clitoris Nia. Aku menarik pinggul Nia dan mendorong punggung gadis itu agar berdiri dengan posisi menungging, Agato menekan kepala Nia kearah kemaluannya. Sam meraih payudara nia dari samping dan kutekan kepala kemaluan memasuki lubang sempit diselangkangan Nia yang kewalahan menerima masuknya kemaluanku.

“Awww…akhhhh mangggg aduhhh…” Nia menjerit-jerit kecil keenakan ketika kemaluanku memompa lubang vaginanya dari belakang.

“Uhhh Siiipppp…!!! Teruss sedottt…”Agato membelai-belai kepala Nia diselangkangannya,

Sementara Sam bersujud sambil terkekeh-kekeh mengusap dan meremas-remas payudara Nia yang bergelantungan didada gadis itu, sesekali mulutnya menjilati dan menghisapi payudara Nia dengan rakus.

“UUHHH Uhhh MMMMMHH MAngg Trimini Akhhhh… CRRRTT CRRRT” Nia merengek manja merasakan cairan kenikmatannya muncrat dari dalam tubuhnya.

“Dhann gentian doonng” Agato meminta lebih, aku terkekeh-kekeh sambil mencabut kemaluanku dari lubang Vagina Nia.

Agato bergerak kebelakang Nia dan sekali lagi Nia mengerang merasakan kemaluan yang besar dan panjang berusaha memasuki lubang kecil di vaginanya. Tubuhnya kembali tersentak-sentak maju mundur dengan kuat…

“Uttsss Eee EEEEHHHHH” tangan Agato yang cuma sebelah itu terpeleset dan tubuh Nia tersungkur kedepan.

“EitttTTT…” aku dan Sam buru-buru memegangi Nia yang hampir terjatuh.

Nia menolehkan kepalanya kebelakang, entah kenapa Nia merasa kasihan melihat Agato yang merasa bersalah, atau juga merasa rendah diri menyadari kondisi fisiknya yang kekurangan satu tangan dihadapan Nia. Nia meronta kecil melepaskan dirinya dari peganganku dan Sam, ia melangkah mendekati Agato. Tangan mungil Nia mengelus pipi Agato, Mata Nia saling berpandangan dengan mata Agato, senyuman manis Nia membuat agato melupakan rasa rendah dirinya. Kedua tangan Nia bergelantungan dileher agato dan “Hmmm MMMHHHH MMMMHHHHHH” Agato menyambut ciuman Nia yang panas.

Nia meminta Agato berbaring diatas rerumputan hijau, gadis itu mengangkangi kemaluan Agato dan berusaha menjebloskan kemaluan Agato yang berukuran besar memasuki lubang sempit diselangkangannya.

“NNNN NnnnggGGGGHHH” Nafas Nia tertahan – tahan ketika perlahan-lahan kepala kemaluan Agato memasuki lubang sempit diselangkangannya.

Nia mulai bergoyang dan menaik turunkan pinggulnya diatas tubuh Agato

“Achhhhh Owww akhhhh Uhhhhh Mmmmmmhh” Sam menyumpal mulut Nia yang mendesah-desah dengan kemaluannya. Aku meraih tangan Nia dan membimbingnya untuk mengocok-ngocok kemaluanku.

“Ackkkk OWWW CRRRTT CRuuuttt CRRRUTttttttTTT” gerakan Nia tertahan, tubuhnya menggeletar keenakan.

“Hupppp HE he he he he” Sam mengangkat tubuh Nia sehingga kemaluan Agato terbetot lepas dari lubang Vagina gadis itu.

“Yeee!!! Elu Samm Ahh….he he he” Agato tampak kecewa namun ia terkekeh-kekeh melihat Sam tengah mencumbui tubuh Nia sambil berdiri.

Sam merendahkan kemaluannya dan kemaluannya berusaha mengait lubang vagina Nia. Nia mengangkangkan kedua kakinya lebar-lebar berusaha menerima kemaluan Sam yang ingin memberinya kenikmatan.

“OOchhhh Uhhhh” Nia tersentak begitu kemaluan Sam memasuki dirinya, Sam mencengkram buah pantat Nia dan mengangkat tubuh gadis itu. Nia mengalungkan kedua kakinya membelit pinggang Sam dan mengalungkan kedua tangannya pada leher Sam. Tubuhnya segera terayun-ayun seperti sedang bermain ayunan

“Clookkk Clopppp Plooopppp Cleepppp” Bunyi – bunyi itu terdengar dengan merdu.

Aku bergerak dan meremas-remas buah pantat Nia yang menggantung, kujejalkan Kepala kemaluanku kelubang anusnya dan…

“Ohhh MMM Mangggg Trimin… Akkkk….” Kini sebelah tangan Nia bergerak kebelakang melingkari leherku, sedangkan yang satunya berpegangan pada bahu Sam.

Aku dan Sam berlomba-lomba menghujani lubang Anus dan lubang Vagina Nia. Agato bangkit berdiri, tangannya yang Cuma sebelah menarik kepala Nia dan..

“Hmmmm MHHHH MHHHHH MHHHHHH” mulut Nia tersumpal oleh mulut Agato

****************************

Pada malam harinya

Malam itu aku terbangun, mataku mencari-cari dimana gerangan ketiga gadisku, lewat kaca jendela aku melihat tiga sosok yang amat kukenal sedang duduk berdampingan diatas kursi panjang menghadap kearah telaga. Aku berjalan tertunduk menghampiri ketiga gadisku

“Kalian marah ya ? sama mang Trimin…”aku bersujud dihadapan mereka ,rasa bersalah semakin mendera hatiku

“Maafin yaaa….” tanganku mengelus-ngelus paha-paha mulus mereka bertiga.

“Tadinya sih marah banget….” Morine membuka suara

“Tapi setelah dipikir-pikir….” Nia melanjutkan ucapan Morine

“Kami ngerti koq…. Mang Trimin pasti ngerasa Nggak enak ya menolak permohonan teman-teman mang Trimin” Sandy tersenyum manis.

“Tadi Mang Jhoni yang ngasih tahu…..” Morine tersenyum manis

“Lagipula… setelah dirasa-rasa… enak juga pesta sex kaya tadi he he he” Morine terkekeh-kekeh.

Aku menghela nafas lega melihat senyuman  menghiasi wajah ketiga gadisku.

Ketiga gadisku berdiri, mereka menyuruhku duduk diatas kursi panjang menghadap kearah telaga.

“Gubraggg…. Byurrrrrrrrrr……….”

Seekor Katak tiba-tiba roboh dan tercebur kedalam telaga terkena serangan jantungmenyaksikan tiga orang gadis Chinese yang cantik mulus bersujud,  menciumi dan mengulum kemaluan Trimin Anwar. Aku menatap keatas langit,  rembulan terlihat begitu cantik…bintang bintang bertaburan menghiasi langit malam, kedip-kedip nakal terlihat diatas sana, mengintip aku dan ketiga gadisku yang sedang asik bergumul demi meraih kenikmatan.

cerita sex 2016, cerita sex terbaru, cerita sex, cerita seks 2016, cerita seks terbaru, cerita seks,

TAMAT PEMIRSA… Kita lanjut lain cerita lagi ya….

Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.