Vimax Cerita Dewasa Cerita Sex Terbaru
Breaking News

Cerita Ngentot 2016

Vimax
Cerita Ngentot 2016, Cerita Ngentot Terbaru, Sebagai seorang
konsultan aku sering pergi keluar kota dan menginap di hotel bisa sampai
berbulan-bulan lamanya. Seringnya menginap sekamar bareng dengan anggota tim
lainnya namun kadang juga menginap sendirian. Pekerjaanku yang bersifat projek
jelas sering menuntut waktu ekstra dan kerja keras sehingga membuatku mengalami
keletihan baik fisik dan mental. Kalau sudah begitu aku segera mencari tukang
pijat untuk mengendorkan urat saraf yang telah amat tegangnya., Cerita Ngentot,
Cerita Sex 2016, Cerita Sex Terbaru, Giliranku kali ini
mendapatkan projek di kota B yang berhawa sejuk dan merupakan kota idolaku.
Dulu aku sempat lama berdiam di kota ini ketika kuliah di salah satu perguruan
tinggi ternama di negeri ini. Sebagaimana projek-projek lain yang sering
kukerjakan maka tidak ada perkecualian projek ini juga menuntut energi dan
pikiran ekstra keras karena ketatnya jadwal. Salah satu hal yang menyebalkan di
kota ini adalah masalah taxi yang buruk kondisinya dan lagi jarang mau
menggunakan argo sehingga harus selalu melakukan negosiasi terlebih dahulu. Oleh
sebab itu sering aku mencari hotel terdekat dengan lokasi projek sehingga dapat
dicapai dengan jalan kaki hanya beberapa menit., Cerita Sex,
Cerita Seks 2016, Cerita Seks Terbaru, Minggu ini adalah
puncak-puncaknya pekerjaan sehingga keletihan amat sangat terasa. Hal ini
menyebabkan aku malas pulang week end ke kota J di mana aku tinggal.
Kurencanakan Sabtu pagi besok saja untuk pulang menggunakan kereta api. Karena
anggota tim lain selalu pulang ke J (semuanya berdomisili di J) di akhir minggu
maka kini tinggal aku sendirian., Cerita Seks,
Cerita Dewasa 2016, Cerita Dewasa Terbaru, Setelah makan
malam di restoran hotel aku masuk ke kamar sambil nonton acara-acara TV.
Berhubung hotel ini bukan hotel mewah maka channel acara TV-nya pun terbatas,
untuk mengirit ongkos operasional kali. Setelah satu jam aku mulai dihinggapi
kejenuhan. Mau tidur masih amat susah karena malam begitu larut, baru jam 8an,
dan badan yang amat letih ternyata malah membuat sulit untuk segera
beristirahat tidur. Tiba-tiba aku teringat biasanya hotel ada info layanan
pijat. Kucari-cari brosurnya tidak kutemukan. Tanpa kurang akal kutelpon operator
untuk menanyakan apakah di hotel ini bisa dicarikan tukang pijat. Ah lega
rasanya ketika dijawab bisa dan akan segera diantar., Cerita Dewasa,
Cerita Mesum 2016, Cerita Mesum Terbaru, Sambil menunggu
kedatangan tukang pijat aku mulai mencoba kembali menikmati acara-acara di
layar TV. Tapi ternyata pikiranku sudah mulai melantur membayangkan nikmatnya
ketika badan yang pegal hebat ini akan mendapatkan terapi pijat yang pasti akan
memanjakan urat dan saraf-saraf yang telah mulai menuntut untuk dirilekskan
sejak beberapa hari ini. Ah beginilah nikmatnya masih bujangan (sebagai lelaki
berusia 35 aku jelas termasuk telat menikah, hehe biarin masih enak sendiri
kok), waktu masih bisa diatur sesuka hati. Coba kalau berkeluarga sebagaimana
kawan-kawanku itu, pasti mereka harus buru-buru pulang sementara masih harus berjuang
untuk mendapatkan tiket kereta karena penuhnya calon penumpang di akhir minggu.,
Cerita Mesum,
Cerita Bokep 2016, Cerita Bokep Terbaru, Sejam kemudian ada
suara ketukan pintu, ah sudah datang, batinku dengan girang. Ketika kubuka aku
agak sedikit heran karena tukang pijatnya ibu-ibu berumur 45-an lebih
kira-kira. Tinggi tubuh sekitar 155 cm, berkulit kuning bersih, wajah sudah
menunjukkan usianya yang memang sudah matang. Dengan mengenakan jaket kain dan
bercelana jean yang agak ketat. Dengan santunnya dia permisi untuk masuk.
Kupersilakan dia masuk sementara pengantarnya yang adalah bell boy kemudian
pergi meninggalkannya., Cerita Bokep,
Cerita Hot 2016, Cerita Hot Terbaru, Setelah di dalam kamar
kupersilakan duduk dulu di kursi pojok kamar. Aku ijin sebentar ke toilet untuk
pipis karena aku memang termasuk orang yang nggak tahan dingin (sudah di kota
yang dingin ber-AC pula) sehingga, gelorabirahi .com sering pipis. Daripada
nanti pas ditengah-tengah aksi pemijatan aku kebelet mendingan kukeringkan dulu
kantong pipisku. Kan nggak nyaman pas lagi merem-melek dipijat eh kebelet
pipis, pasti akan merepotkan., Cerita Hot,
Cerita Panas 2016, Cerita Panas Terbaru, Setelah selesai
dari toilet kulepas kaos dan celana pendekku sehingga tinggal CD saja. Lalu
kulihat ibu itu membuka jaketnya sehingga hanya memakai kaos ketat hitam saja.
Wah ternyata si ibu ini masih bagus juga badannya, kelihatan perut masih
kencang. Tanpa banyak buang waktu langsung aku tengkurap di atas ranjang. Ibu
tukang pijat mendekat dan mengatakan maaf serta mohon ijin untuk mulai
pemijatan. Pertama yang dipijat adalah telapak kaki. Ah nyamannya. Telapak
kakiku yang telah kaku-kaku ditekan-tekan dan kemudian diurut., Cerita Panas,
cerita bokep 2016, cerita bokep terbaru,cerita bokep, cerita ngentot 2016, cerita ngentot terbaru, cerita ngentot,

Cerita Tante 2016, Cerita Tante Terbaru, Aku tak mau banyak
bicara agar Si Ibu lebih fokus pada pekerjaannya dan aku konsentrasi agar
kenikmatan yang kuraih dari pijatan-pijatan maksimal. Setelah selesai dari
telapak kaki mulailah naik menuju ke betisku yang tak kalah kakunya. Rupanya
betis kaku kalau dipijat menimbulkan rasa nyeri sehingga aku sedikit meringis.
Rupanya Si Ibu tahu kesakitanku lalu sedikit dikurangi tekanannya. Selesai
ditekan-tekan kemudian diurut-urut. Untuk urut dipakailah cream agar licin.,
Cerita Tante,

Begitu sampai menuju paha tiba-tiba kudengar suaranya..
“Den, maaf CD-nya dilepas saja biar nggak kotor kena minyak.
Maaf ya.”
Cerita Janda 2016, Cerita Janda Terbaru, Karena logis
alasannya ya kulepas saja meskipun membuatku kikuk (aku sering dipijat tetapi
biasanya pria tuna netra). Aku lepas CD-ku dengan hanya mengangkat pantat terus
kuperosotkan keluar dari kaki. Menurutku Si Ibu nggak dapat melihat “penisku”.
Lalu aku mapan lagi agar pijatan dapat diteruskan. Mulanya paha luar yang
mendapatkan giliran. Setelah kedua sisi paha luar selesai baru dilanjutkan
dengan paha dalam. Dengan mengurut dari arah bawah menuju atas, stop press!!
Bisakah anda bayangkan?, Cerita Janda,
Kisah Sex 2016, Kisah Sex 216, Jari-jarinya, kayaknya ibu
jarinya (aku nggak bisa lihat sih) secara halus menyenggol kantong-kantong
kejantananku. Serr. Kudiamkan. Kemudian pantatku mulai dijamahnya dengan cara
melingkar dari bawah ke atas luar terus turun masuk ke dalam dan berakhir di..
Ujung selangkangan persisnya tengah-tengah , gelorabirahi.com antara kedua
kantong kejantananku. Serr. Serr. Uenak sekali. Aku heran agak lama juga dia
ini bermain di wilayah sensitif ini. Tapi biarlah, enak ini. Hehe. Eh ketika
sedang enak-enaknya menikmati jari-jari lihainya yang baru pertama kali
kunikmati sensasi kenikmatan tiada tara ini berlangsung tiba mulai naik ke arah
pinggang. Agak kecewa juga, tapi kutahan biarlah dia menyelesaikan pekerjaannya
sesuai dengan prosedur standar pemijatan yang dia praktekkan.,Kisah Sex,
Kisah Seks 2016, Kisah Seks Terbaru, Begitu selesai dengan
leher belakang sebagai bagian teratas yang dirambahnya, tiba-tiba dengan
‘cool’-nya memerintahkan untuk telentang. Wah kacau ini. Bisa ketahuan nih
kalau penisku ternyata telah terjaga. Tapi ya sudahlah biarkan segalanya
berlalu dengan alamiah. Yang sudah telanjur tegak biarlah begitu. Hehe., Kisah
Seks,
Kisah Dewasa 2016, Kisah Dewasa Terbaru, Mulai lagi Si Ibu
dari bawah yaitu bagian depan telapak kaki. Mulai saat ini sudah tidak mampu
lagi kunikmati pijatan dari detik ke detik dan setiap inchi anggota tubuhku.
Aku hanya memikirkan apa yang akan dia lakukan ketika sudah merembet ke arah
paha. Gara-gara pikiranku sudah terpandu oleh kerja hormon testosteronku maka
jelas sudah, penisku semakin percaya diri untuk mengeras sebelum sentuhan
terjadi., Kisah Dewasa,
Kisah Mesum 2016, Kisah Mesum Terbaru, Akhirnya tiba juga
saat-saat yang kunantikan. Rupanya teknik yang dia lakukan di bagian pantatku
tadi dipraktekkan juga di bagian depan. Aduh Mami, enaknya minta ampun, eh
nambah. Sempat kutatap wajahnya, kulihat sekilas-sekilas dia melirik penisku.
Hmm rupanya dia ingin tahu efek pijatannya apakah membuahkan hasil atau tidak.
Dan tidak salah dia. Sukses besar. Bahkan si penis telah sedikit menitikkan
cairan., Kisah Mesum,
Kisah Bokep 2016, Kisah Bokep Terbaru, Ketika itu dia
mencuri pandang ke aku. Aku menangkapnya. Mulai kuamati wajahnya untuk melihat
lebih jelas seperti apa sebenarnya tampang Ibu ini. Biasa aja. Tidak menarik.
Bahkan sudah ada beberapa kerutan. Sedikit. Tidak terlalu muluslah wajahnya.
Tapi tidak berpengaruhlah itu karena nyatanya penisku tetap saja berdiri kayak
tonggak, sedikit miring karena gravitasi., Kisah Bokep,
Kisah Ngentot 2016, Kisah Ngentot Terbaru, Lagi
asyik-asyiknya melayang-layang imajiku akibat aksi pijatan-pijatan yang
berbentuk lingkaran-lingkaran itu tiba-tiba rambahannya sudah menuju perut. Ah.
Sedikit down. Sedikit kecewa. Tunggu dulu, rupanya ketika di perut masih ada
harapan untuk mendapatkan sentuhan-sentuhan dahsyat itu. Ketika gerak
maju-mundur di perut dengan formasi melingkar luar-dalam juga, ternyata setiap
mundur gerakannya dibablaskan sehingga si penis tetap bisa menikmati
sentuhan-sentuhan. Bedanya sekarang yang mendapatkan anugerah adalah bagian
kepala penis. Sip. Sip bener ini. Kok ya ada tukang pijat sehebat ini. Apakah
karena sudah ibu-ibu maka pengalamannya memijat bertahun-tahun yang membuatnya
menjadi piawai begini? Mustinya iya., Kisah Ngentot,
Kisah Hot 2016, Kisah Hot Terbaru, Lalu, akhirnya pijatan di
akhir bagian dada. Begitu selesai..
“Mau diapain lagi Den?”
“Maksud Ibu?” Tukasku.
Tersenyum simpul dia dan.. Tahu-tahu tangannya pura-pura
pijat-pijat lagi di selangkangan tetapi dengan titik kontak gesekan ke ‘penis’
semakin besar dan lama.
“Oh tahu aku maksudnya”, pikirku., Kisah Hot,
Kisah Panas 2016, Kisah Panas Terbaru, Tanpa kujawab mulai
kuelus punggungnya (dia duduk di pinggir ranjang dengan membelakangi). Dia diam
dan mulai berani hanya mengelus khusus penisku saja, tidak lagi pura-pura
menyentuh bagian lain. Kusingkap pelan kaosnya. Astaga, rupanya kondisi
dalamnya terawat mulus. Tak kusangka padahal sudah seumur itu. Menggelegaklah
kelelakianku. Tanpa terkontrol lagi aku yang tadinya telentang bangkit duduk
sehingga punggungnya berhadapan dengan tubuh depanku dan tanganku yang kiri
menyingkap kaosnya lebih ke atas lagi sementara yang kanan ke depan menjamah
sang.. Payudara., Kisah Panas,
Kisah Tante 2016, Kisah Tante Terbaru, Dia sengaja
mencondongkan dirinya ke arahku agar lebih mepet. Kulepas kaosnya dan dibantu
dia sehingga sekarang setengah telanjang dia. Eits! Bulu keteknya nggak
dicukur. Gairahku malah semakin meledak, kubalikkan badannya agar menghadapku.
Dia menunduk mungkin malu atau minder karena umur atau ketidak cantikannya,
entahlah, yang pasti dia telah dengan ahlinya melepaskan ‘nafsuku’ dari
kandangnya. Kurebahkan dia dengan masih tetap pakai BH karena aku lebih suka
menjamah payudaranya dengan cara menyelinapkan tangan., Kisah Tante,
Kisah Janda 2016, Kisah Janda Terbaru, Kuserbu keteknya yang
berbulu agak lebat itu (kering tanpa ‘burket’, kalaupun ‘burket’ toh nafsuku
belum tentu turun) sambil terus meremas payudara. Kutindih dia. Celana jeans
masih belum dilepas. Kususupkan tangan kananku ke dalamnya. Menyentuh veginya.
Basah. Kupindahkan serangan ciumanku ke lehernya. Mendesah. Lalu
mengerang-mengerang lembut dia. Kehabisan nafas aku, ketika kutarik kepalaku
naik untuk mengambil udara ditarik lagi kepalaku. Ah rupanya ‘G-Spot’nya ada di
leher belakang telinga sebelah kanan. Kuhajar lama dengan dengusan napas
hidungku di wilayah itu. Semakin liar polahnya. Tangan kananku semakin dibasahi
dengan banyak cairan. Kulepas tanganku dan kusuruh dia bangkit., Kisah Janda,
“Lepaskan BH dan celana ya”.
Foto Sex 2016, Foto Sex Terbaru, Tanpa tunggu lama wajahnya
yang sudah merah merona itu mengangguk dan cepat-cepat semua yang kuingin lepas
dilepasnya. Kupandangi sebentar payudaranya, masih lumayan bulat. Kupandangi
veginya, wow alangkah lebatnya. Kurebahkan lagi dengan segera. Kutindih lagi
dia. Mengerang hebat. Nafasku memburu berat. Kukangkangkan pahanya. Dan bless..
Rudalku telah menghunjam ‘vegi’nya yang telah banjir itu. Kusodok-sodok sekuat
tenaga. Semakin keras erangannya. Kuseret pahanya ke pinggir ranjang, dengan
berdiri kuangkat kakinya menumpang di pundakku, kuarahkan kembali rudalku
menuju veginya yang lenyap ditelan jembut. Kusibakkan terlebih dulu, lalu
bless.. Bless., Foto Sex,
“Argh.. Arghh.. Yang cepeth Denn Arghh.. Kencangin laggih
Denn.. Auhh.. Ahh..”
Menjelang 10 menit mulai terasa hangat penisku.
“Akkhu.. Sudahh mauu.. Kelluaar.. Bikk.. Ahh.. Ahh”.
“Akkh.. Bibikh.. Jugah.. Denn. Ahh.. Argh”.
Foto Dewasa 2016, Foto Dewasa Terbaru, Dan tanpa dapat
dibendung lagi jebollah lahar panas dari rudalku menyemburi lembahnya yang
rimbun itu. Pada saat yang bersamaan. Sensasi kimiawi dari surga telah
mengurasku menuju keletihan. Entah kenapa badanku yang sebelumnya sudah letih
banget ternyata masih mampu mengeluarkan tenaga sebesar ini. Ibu ini memang
lihai. Luar biasa kuakui., Foto Dewasa,
Foto Mesum 2016, Foto Mesum Terbaru, Setelah
berbaring-baring sekitar 15 menit Si Ibu minta ijin ke toilet untuk
bersih-bersih diri. Kusiapkan amplop untuk memberinya kompensasi atas jasa
kenikmatan luar biasa yang baru sekali ini kurasakan seumur hidupku. Tanpa
dibukanya amplop itu sambil mengucapkan terima kasih dengan sopan, dia keluar
kamar setelah mengenakan jaketnya kembali., Foto Mesum,
Foto Bokep 2016, Foto Bokep Terbaru, Sejak mengenal
kenikmatan ‘pijat hotel’ itu, aku mulai sering mencoba-coba. Di kota B banyak
sekali panti-panti yang berkedok pijat namun sesungguhnya yang ditawarkan
adalah lebih dari sekadar pijat. Awalnya kucoba yang muda-muda dan cantik,
akhirnya aku kembali mencari yang telah senior karena yang masih muda kuanggap
belum banyak pengalaman dan tidak banyak kenikmatan yang kuraih. Di samping itu
lebih aman secara kesehatan dengan yang tua karena jarang dipakai, sementara
yang muda dan cantik laris diantri banyak pria dari berbagai lapisan dan dengan
kondisi kesehatan yang sulit terkontrol pula., Foto Bokep,

Foto Tante 2016, Foto Tante Terbaru, Demikianlah kisah
keperjakaanku yang hilang di tangan sang Ibu Pemijat. Aku tidak menyesal.
Bahkan malah sulit melupakannya. Yang kusesali adalah mengapa kenikmatan yang
sedemikian dahsyatnya baru kuketahui setelah setua ini, Foto Tante, 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.