Vimax
Breaking News

Cerita Hot 2016

Vimax ABGQQ Bandar Q, Poker, Domino, dan Sakong Online Terpercaya
Cerita Hot 2016, Cerita Hot Terbaru, Evina Ambarsari, adalah
seorang gadis dengan wajah cantik, alis matanya melengkung, dan mata indah
serta jernih, dilindungi oleh bulu mata lentik, hidung mancung serasi
melengkapi kecantikannya, ditambah dengan bibir mungil merah merekah yang serasi
pula dengan wajahnya. Rambutnya yang hitam dan dipotong pendek menjadikannya
lebih menarik, kulitnya putih mulus dan terawat, badannya mulai tumbuh begitu
indah dan seksi. Dia tumbuh di kalangan keluarga yang cukup berada dan
menyayanginya. Usianya baru 15 tahun, kadang sifatnya masih kekanakan. Badannya
tidak terlalu tinggi berkisar 155 cm, badannya ideal dengan tinggi badannya,
tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus., Cerita Hot,
Cerita Sex 2016, Cerita Sex Terbaru, Seminggu yang lalu Evina
mulai rutin mengikuti les privat Fisika di rumahku, Renne Lobo, aku seorang
duda. Aku mempunyai sebuah rumah mungil dengan dua buah kamar, diantaranya ada
sebuah kamar mandi yang bersih dan harum. Kamar depan diperuntukkan ruang kerja
dan perpustakaan, buku-buku tersusun rapi di dalam rak dengan warna-warna kayu,
sama seperti meja kerja yang di atasnya terletak seperangkat komputer. Sebuah
lukisan yang indah tergantung di dinding, lukisan itu semakin tampak indah di
latar belakangi oleh warna dinding yang serasi. Ruang tidurnya dihiasi ornamen
yang serasi pula, dengan tempat tidur besar dan pencahayaan lampu yang membuat
suasana semakin romantis. Ruang tamu ditata sangat artistik sehingga terasa
nyaman., Cerita Sex,
Cerita Seks 2016, Cerita Seks Terbaru, Rumahku memang
terkesan romantis dengan terdengar pelan alunan lagu-lagu cinta, Evina sedang
mengerjakan tugas yang baru kuperintahkan. Dia terlalu asyik mengerjakan tugas
itu, tanpa sengaja penghapusnya jatuh tersenggol. Evina berusaha menggapai ke
bawah bermaksud untuk mengambilnya, tapi ternyata dia memegang tanganku yang
telah lebih dulu mengambilnya. Evina kaget melihat ke arahku yang sedang
tersenyum padanya. Evina berusaha tersenyum, saat tangan kirinya kupegang dan
telapak tangannya kubalikkan dengan lembut, kemudian kutaruh penghapus itu ke
dalam telapak tangannya., Cerita Seks,
Cerita Dewasa 2016, Cerita Dewasa Terbaru, Aku sebagai orang
yang telah cukup berpengalaman dapat merasakan getaran-getaran perasaan yang
tersalur melalui jari-jari gadis itu, sambil tersenyum aku berkata, “Vin, kamu
tampak lebih cantik kalau tersenyum seperti itu”. Kata-kataku membuat gadis itu
merasa tersanjung, dengan tidak sadar Evina mencubit pahaku sambil tersenyum
senang., Cerita Dewasa,
“Udah punya pacar Vin?”, godaku sambil menatap Evina.
“Belum, Kak!”, jawabnya malu-malu, wajahnya yang cantik itu
bersemu merah.
“Kenapa, kan temen seusiamu sudah mulai punya pacar”,
lanjutku.
“Habis mereka maunya cuma hura-hura kayak anak kecil,
caper”, komentarnya sambil melanjutkan menulis jawaban tugasnya.
“Ohh!”, aku bergumam dan beranjak dari tempat duduknya,
mengambil minuman kaleng dari dalam kulkas.
“Minum Coca Cola apa Vinta, Vin?”, lanjutku.
“Apa ya! Coca Cola aja deh Kak”, sahutnya sambil terus
bekerja.
Cerita Mesum 2016, Cerita Mesum Terbaru, Aku mambawa dua
kaleng minuman dan mataku terus melihat dan menelusuri tubuh Evina yang
membelakangi, ternyata menarik juga gadis ini, badannya yang semampai dan bagus
cukup membuatku bergairah, pikirku sambil tersenyum sendiri., Cerita Mesum,
“Sudah Kak”, suara Evina mengagetkan lamunanku, kuhampiri
dan kusodorkan sekaleng Coca-Cola kesukaan gadis itu. Kemudian aku memeriksa
hasil pekerjaan itu, ternyata benar semua.
“Ahh, ternyata selain cantik kamu juga pintar Vin “, pujiku
dan membuat Evina tampak tersipu dan hatinya berbunga-bunga.
Cerita Bokep 2016, Cerita Bokep Terbaru, Aku yang sengaja
duduk di sebelah kanannya, melanjutkan menerangkan pemecahan soal-soal lain,
Bau wangi parfum yang kupakai sangat lembut dan terasa nikmat tercium hidung,
mungkin itu yang membuatnya tanpa sadar bergeser semakin dekat padaku. Pujian
tadi membuatnya tidak dapat berkonsentrasi dan berusaha mencoba mengerti apa
yang sedang dijelaskan, tapi gagal. Aku yang melihatnya tersenyum dalam hati
dan sengaja duduk menyamping, agak menghadap pada gadis itu sehingga instingku
mengatakan hatinya agak tergetar., Cerita Bokep,

cerita hot 2016, cerita hot terbaru, cerita hot, cerita sange 2016, cerita sange terbaru, cerita sange,

“Kamu bisa ngerti yang baru kakak jelaskan Vin”, kataku
sambil melihat wajah Evina lewat sudut mata.
Cerita Ngentot 2016, Cerita Ngentot Terbaru, Evina tersentak
dari lamunannya dan menggeleng, “Belum, ulang dong Kak!”, sahutnya. Kemudian
aku mengambil kertas baru dan diletakkan di depannya, tangan kananku mulai
menuliskan rumus-rumus sambil menerangkan, tangan lainnya diletakkan di
sandaran kursi tempatnya duduk dan sesekali aku sengaja mengusap punggungnya
dengan lembut., Cerita Ngentot,
Cerita Hot 2016, Cerita Hot Terbaru, Evina semakin tidak
bisa berkonsentrasi, saat merasakan usapan lembut jari tanganku itu, jantungnya
semakin berdegup dengan keras, usapan itu kuusahakan senyaman dan selembut
mungkin dan membuatnya semakin terlena oleh perasaan yang tak terlukiskan. Dia
sama sekali tidak bisa berkonsentrasi lagi. Tanpa terasa matanya terpejam
menikmati belaian tangan dan bau parfum yang lembut., Cerita Hot,
Cerita Tante 2016, Cerita Tante Terbaru, Dia berusaha
melirikku, tapi aku cuek saja, sebagai perempuan yang selalu ingin
diperhatikan, Evina mulai mencoba menarik perhatianku. Dia memberanikan diri
meletakkan tangan di atas pahaku. Jantungnya semakin berdegup, ada getaran yang
menjalar lembut lewat tanganku., Cerita Tante,
Cerita Janda 2016, Cerita Janda Terbaru, Selesai menerangkan
aku menatapnya dengan lembut, dia tak kuasa menahan tatapan mata yang tajam
itu, perasaannya menjadi tak karuan, tubuhnya serasa menggigil saat melihat
senyumku, tanpa sadar tangan kirinya meremas lembut pahaku, akhirnya Evina
menutup mata karena tidak kuat menahan gejolak didadanya. Aku tahu apa yang
dirasakan gadis itu dengan instingku., Cerita Janda,
“Kamu sakit?”, tanyaku berbasa basi. Evina menggelengkan
kepala, tapi tanganku tetap meraba dahinya dengan lembut, Evina diam saja
karena tidak tahu apa yang harus dilakukan. Aku genggam lembut jari tangan
kirinya.
Kisah Sex 2016, Kisah Sex Terbaru, Udara hangat menerpa
telinganya dari hidungku, “Kamu benar-benar gadis yang cantik, dan telah tumbuh
dewasa Vin”, gumamku lirih. pujian itu membuat dirinya makin bangga, tubuhnya
bergetar, dan nafasnya sesak menahan gejolak di dadanya. Dan Evina ternyata tak
kuasa untuk menahan keinginannya meletakkan kepalanya di dadaku, “Ahh..”, Evina
mendesah kecil tanpa disadari., Kisah Sex,
Kisah Seks 2016, Kisah Seks Terbaru, Aku sadar gadis ini
mulai menyukaiku, dan berhasil membangkitkan perasaan romantisnya. Tanganku
bergerak mengusap lembut telinga gadis itu, kemudian turun ke leher, dan
kembali lagi naik ke telinga beberapa kali. Evina merasa angan-angannya
melambung, entah kenapa dia pasrah saja saat aku mengangkat dagunya, mungkin
terselip hatinya perasaan ingin terus menikmati belaian-belaian lembut itu.,
Kisah Seks,
“Kamu memang sangat cantik dan aku yakin jalan pikiranmu
sangat dewasa, Aku kagum!”, kataku merayu.
Kisah Dewasa 2016, Kisah Dewasa Terbaru, Udara hangat terasa
menerpa wajahya yang cantik, disusul bibir hangatku menyentuh keningnya, lalu
turun pelan ke telinga, hangat dan lembut, perasaan nikmat seperti ini pasti
belum pernah dialaminya. Anehnya dia menjadi ketagihan, dan merasa tidak rela
untuk cepat-cepat mengakhiri semua kejadian itu.
“Ja.., jangan Kak”, pintanya untuk menolak. Tapi dia tidak
berusaha untuk mengelak saat bibir hangatku dengan lembut penuh perasaan
menyusuri pipinya yang lembut, putih dan halus, saat merasakan hangatnya
bibirku mengulum bibirnya yang mungil merah merekah itu bergeter, aku yakin
baru pertama kali ini dia merasakan nikmatnya dikulum dan dicium bibir
laki-laki. Jantung di dadanya berdegup makin keras, perasaan nikmat yang
menyelimuti hatinya semakin membuatnya melambung. “Uuhh..!”, hatinya tergelitik
untuk mulai membalas ciuman dan kuluman-kuluman hangatku.
Kisah Mesum 2016, Kisah Mesum Terbaru, “Aaahh..”, dia
mendesah merasakan remasanku lembut di payudara kiri yang menonjol di dadanya,
seakan tak kuasa melarang. Dia diam saja, remasan lembut menambah kenikmatan
tersendiri baginya.
“Dadamu sangat indah Vin”, sebuah pujian yang membuatnya
semakin mabuk, bahkan tangannya kini memegang tanganku, tidak untuk
melarangnya, tapi ikut menekan dan mengikuti irama remasan di tanganku. Dia
benar-benar semakin menikmatinya. Serdadukupun mulai menegang., Kisah Mesum,
“Aaahh”, Evina mendesah kembali dan pahanya bergerak-gerak
dan tubuhnya bergetar menandakan liang kenikmatannya mulai basah oleh lendir
yang keluar akibat rangsangan yang dialaminya, hal itu membuat liang kenikmatannya
terasa geli, gelorah birahi.com merupakan kenikmatan tersendiri. Dia semakin
terlena diantara degup-degup jantung dan keinginannya untuk mencapai puncak
kenikmatan. Diimbanginya kuluman bibir dan remasan lembut di atas payudaranya.
Kisah Bokep 2016, Kisah Bokep Terbaru, Saat tanganku mulai
membuka kancing baju seragamnya, tangannya mencoba menahannya.
“Jangan nanti dilihat orang”, pintanya, tapi tidak
kupedulikan. Kulanjutkan membuka satu persatu, dadanya yang putih mulus mulai
terlihat, payudaranya tertutup bra warna coklat.
Seakan dia sudah tidak peduli lagi dengan keadaannya, hanya
kenikmatan yang ingin dicapainya, dia pasrah saat kugendong dan merebahkannya
di atas tempat tidur yang bersprei putih. Di tempat tidur ini aku merasa lebih
nyaman, semakin bisa menikmati cumbuan, dibiarkannya dada yang putih mulus itu
makin terbuka., Kisah Bokep,
“Auuuhh”, bibirku mulai bergeser pelan mengusap dan mencium
hangat di lehernya yang putih mulus. “Aaaahh”, dia makin mendesah dan merasakan
kegelian lain yang lebih nikmat.
Kisah Ngentot 2016, Kisah Ngentot Terbaru, Aku semakin
senang dengan bau wangi di tubuhnya. “Tubuhmu wangi sekali”, kembali rayuan itu
membuatnya makin besar kepala. Tanganku itu dibiarkan menelusuri dadanya yang
terbuka. Evina sendiri tidak kuasa menolak, seakan ada perasaan bangga tubuhnya
dilihat dan kunikmati. Tanganku kini menelusuri perutnya dengan lembut,
membuatnya menggelinjang kegelian. Bibir hangatku beralih menelusuri dadanya.,
Kisah Ngentot,
“Uhh.!”, tanganku menarik bajunya ke atas hingga keluar dari
rok abu-abunya, kemudian jari-jarinya melepas kancing yang tersisa dan menari
lembut di atas perutnya. “Auuuhh” membuatnya menggelinjang nikmat, perasaannya
melambung mengikuti irama jari-jariku, sementara serdaduku terasa makin tegang.
Kisah Tante 2016, Kisah Tante Terbaru, Dia mulai menarik
kepalaku ke atas dan mulai mengimbagi ciuman dan kuluman, seperti caraku
mengulum dan mencium bibirnya.
“Ooohh”, terdengar desah Evina yang semakin terlena dengan
ciuman hangat dan tarian jari-jariku diatas perutnya, kini dada dan perutnya
terlihat putih, mulus dan halus hanya tertutup bra coklat muda yang lembut. Aku
semakin tegang hingga harus mengatur gejolak birahi dengan mengatur
pernafasanku, aku terus mempermainkan tubuh dan perasaan gadis itu,
kuperlakukan Evina dengan halus, lembut, dan tidak terburu-buru, hal ini
membuat Evina makin penasaran dan makin bernafsu, mungkin itu yang membuat
gadis itu pasrah saat tanganku menyusup ke belakang, dan membuka kancing
branya.., Kisah Tante,
Kisah Janda 2016, Kisah Janda Terbaru, Tanganku mulai
menyusup di bagian dada yang menonjol di bawah bra gadis itu, terasa kenyal dan
padat di tanganku.
“Aaahh.. Uuuhh. ooohh”, Evina menggelinjang gelinjang geli
dan nikmat, jemari itu menari dan mengusap lembut di atas payudaranya yang
mulai berkembang lembut dan putih, seraya terus berpagutan. Dia merasa semakin
nikmat, geli dan melambungkan angan-angannya., Kisah Janda,
Foto Sex 2016, Foto Sex Terbaru, Ujung jariku mulai
mempermainkan puting susunya yang masih kecil dan kemerahan itu dengan sangat
hati-hati. “Kak.. Aaahh.. uuhh.. ahh”. Evina mulai menunjukkan tanda-tanda
terangsang hingga berusaha ikut membuka kancing bajuku, agak susah, tapi dia
berhasil. Tangannya menyusup kebalik baju dan mengelus dadaku, sementara
birahinya makin memuncak.
“Ngghh.. “, liang kenikmatannya yang basah semakin
membuatnya nikmat, pikirku. Evina menurut ketika badannya diangkat sedikit,
dibiarkannya baju dan branya kutanggalkan, lalu dilempar ke samping tempat
tidur., Foto Sex,
Foto Seks 2016, Foto Seks Terbaru, Sekarang tubuh bagian
atasnya tidak tertutup apapun, dia tampak tertegun dan risih sejenak, saat
mataku menelusuri lekuk tubuhnya. Di sisi lain dia merasa kagum dengan dua
gunung indah yang masih perawan yang menyembul di atas dadanya, belum pernah
terjamah oleh siapapun selain dirinya sendiri. Sedangkan aku tertegun sejenak
melihat pemandangan di depan mataku, birahiku bergejolak kembali, aku berusaha
mengatur pernafasan, karena tidak ingin melepaskan nafsu binatangku hingga
menyakiti perasaan gadis cantik yang tergolek pasrah di depanku ini., Foto
Seks,
Foto Dewasa 2016, Foto Dewasa Terbaru, Aku mulai mengulum payudara
gadis itu perlahan, terasa membusung lembut, putih dan kenyal. Diperlakukan
seperti itu Evina menggelinjang, “Ahh.. uuuhh.. aaahh”. Pengalaman pertamanya
ini membuat angan-angannya terbang tinggi. Payudaranya yang putih, lembut, dan
kenyal itu terasa nikmat kuhisap lembut, tarian lidah diputing susunya yang
kecil kemerahan itu mulai berdiri dan mengeras., Foto Dewasa,
Foto Mesum 2016, Foto Mesum Terbaru, “Aaahh..!”, dia
merintih geli dan makin mendekap kepalaku, liang kenikmatannya mungkin kini
terasa membanjir. Birahinya semakin memuncak.
“Kak.. ahh, terus Kak.. ahh.. Uhh”, rintihnya makin panjang.
Aku terus mempermainkan payudara gadis lugu itu dengan bibir dan lidahku,
sambil membuka kancing bajuku sendiri satu persatu, kemudian baju itu
kutanggalkan, terlihat dadaku yang bidang dan atletis., Foto Mesum,
Foto Bokep 2016, Foto Bokep Tterbaru, Kembali ujung bibirnya
kukulum, terasa geli dan nikmat. Saat Evina akan membalas memagutnya, telapak
tangannya kupegang dan kubimbing naik ke atas kepalanya. Aku mulai mencium dan
menghisap lembut, dan menggigit kecil tangan kanannya, mulai dari pangkal
lengan, siku sampai ujung jarinya diisap-isap. Membuatnya bertambah geli dan
nikmat.
“Geli.. ahh.. ohh!” Perasaannya melambung kembali, ketika payudaranya
dikulum, dijilati dan dihisap lembut. “Uuuhh.!”, dia makin mendekapkan
kepalaku, itu akan membuat liang kenikmatannya geli, membuat birahinya semakin
memuncak., Foto Bokep,
“Kak.. ahh, terus kak.. ahh.. ssst.. uhh”, dia merintih
rintih dan menggelinjang, sesekali kakinya menekuk ke atas, hingga roknya
tersingkap.
Foto Ngentot 2016, Foto Ngentot Terbaru, Sambil terus
mempermainkan payudara gadis itu. aku melirik ke paha mulus, indah terlihat di
antara rok yang tersingkap. Darahku berdesir, kupindahkan tanganku dan terus
menari naik turun antara lutut dan pangkal paha putih mulus, masih tertutup
celana yang membasah, Aku merasakan birahi Evina semakin memuncak. Aku terus
mempermainkan payudara gadis itu., Foto Ngentot,
“Kak.. ahh, terus Kak.. ahh.. uhh”, terdengar gadis itu
merintih panjang. Aku dengan pelan dan pasti mulai membuka kancing, lalu menurunkan
retsleting rok abu-abu itu, seakan Evina tidak peduli dengan tindakanku itu.
Rangsangan yang membuat birahinya memuncak membuatnya bertekuk lutut, menyerah.
“Jangan Kak.. aahh”, tapi aku tidak peduli, bahkan kemudian Evina
malah membantu menurunkan roknya sendiri dengan mengangkat pantatnya. Aku
tertegun sejenak melihat tubuh putih mulus dan indah itu. Kemudian badan gadis
itu kubalikkan sehingga posisinya tengkurap, bibirku merayap ke leher belakang
dan punggung.
Foto Hot 2016, Foto Hot Terbaru, “Uuuhh”, ketika membalikkan
badan, Evina melihat sesuatu yang menonjol di balik celana dalamku. Dia kaget,
malu, tapi ingin tahu.
“Aaahh”. Evina mulai merapatkan kakinya, ada perasaan risih
sesaat, kemudian hilang kalah oleh nafsu birahi yang telah menyelimuti
perasaannya.
“Ahh..”, dia diam saja saat aku kembali mencium bibirnya,
membimbing tangannya ke bawah di antara pangkal paha, dia kini memegang dan
merasakan serdadu yang keras bulat dan panjang di balik celanaku, sejenak Evina
sejenak mengelus-elus benda yang membuat hatinya penasaran, tapi kemudian dia
kaget dan menarik tangannya., Foto Hot,
Foto Tante 2016, Foto Tante Terbaru, “Aaahh”, Evina tak
kuberikan kesempatan untuk berfikir lain, ketika mulutku kembali memainkan
puting susu mungil yang berdiri tegak dengan indahnya di atas tonjolan dada. Liang
kenikmatannya terasa makin membanjir, hal ini membuat birahinya makin memuncak.
“Ahh.. ahh.. teruuus.. ahh.. uhh”, sambil terus memainkan payudaranya, tanganku
menari naik turun antara lutut dan pangkal pahanya yang putih mulus yang masih
tertutup celana. Tanpa disadarinya, karena nikmat, tanganku mulai menyusup di
bawah celana dalamnya dan mengusap-usap lembut bawah pusar yang mulai ditumbuhi
rambut, pangkal paha, dan pantatnya yang kenyal terbentuk dengan indahnya
bergantian., Foto Tante,
“Teruuuss.. aaahh.. uuuhh”, karena geli dan nikmat Evina
mulai membuka kakinya, jari-jari Rene yang nakal mulai menyusup dan mengelus liang
kenikmatannya dari bagian luar celana, birahinya memuncak sampai kepala.
“Ahh.. terus.. ahh.. ohh”, gadis itu kaget sejenak, kemudian
kembali merintih rintih. Melihat Evina menggelinjang kenikmatan, tanganku
mencoba mulai menyusup di balik celana melalui pangkal paha dan mengelus-elus
dengan lembut liang kenikmatannya yang basah lembut dan hangat. Evina makin
menggelinjang dan birahinya makin membara.
“Ahh.. teruusss ooh”, Evina merintih rintih kenikmatan.
Foto Janda 2016, Foto Janda Terbaru, Aku tahu gadis itu
hampir mencapai puncak birahi, dengan mudah tanganku mulai beraksi menurunkan
celana dalam gadis itu perlahan. Benar saja, Evina membiarkannya, sudah tidak
peduli lagi bahkan mengangkat pantat dan kakinya, sehingga celana itu terlepas
tanpa halangan., Foto Janda,
Tubuh gadis itu kini tergolek bugil di depan mataku, tampak
semakin indah dan merangsang. Pangkal pahanya yang sangat bagus itu dihiasi
bulu-bulu lembut yang mulai tumbuh halus. Liang kenikmatannya tampak kemerahan
dan basah dengan puting liang kenikmatan mungil di tengahnya. Aku terus
memainkan puting susu yang sekarang berdiri tegak sambil terus mengelus bibir liang
kenikmatan makin membanjir. “Kak.. ahh, terus Kak.. ahh.. uhh”.
Liang kenikmatan yang basah terasa geli dan gatal, nikmat
sampai ujung kepala. “Kak.. aahh”, Evina tak tahan lagi dan tangannya menyusup
di bawah celana dalamku dan memegang serdadu yang keras bulat dan panjang itu. Evina
tidak merasa malu lagi, bahkan mulai mengimbangi gerakanku.
Aku tersenyum penuh kemenangan melihat tindakan gadis itu,
secara tidak langsung gadis itu meminta untuk bertindak lebih jauh lagi. Aku
melepas celana dalamku, melihat serdaduku yang besar dan keras berdiri tegak
dengan gagahnya, mata gadis itu terbelalak kagum.
Sekarang kami tidak memakai penutup sama sekali. Evina kagum
sampai mulutnya menganga melihat serdadu yang besar dan keras berdiri tegak
dengan gagahnya, baru pertama kali dia melihat benda itu. Liang kenikmatannya
pasti sudah sangat geli dan gatal, dia tidak peduli lagi kalau masih perawan,
kemudian telentang dan pelan-pelan membuka leber-lebar pahanya. Sejenak aku
tertegun melihat liang kenikmatan yang bersih kemerahan dan dihisi bulu-bulu
yang baru tumbuh, lubang liang kenikmatannya tampak masih tertutup selaput
perawan dengan lubang kecil di tengahnya.
Evina hanya tertegun saat aku berada di atasnya dengan
serdadu yang tegak berdiri. Sambil bertumpu pada lutut dan siku, bibirku
melumat, mencium, dan kadang menggigit kecil menjelajahi seluruh tubuhnya.
Kuluman di puting susu yang disertai dengan gesekan-gesekan ujung burung ke
bibir liang kenikmatannya kulakukan dengan hati-hati, makin membasah dan nikmat
tersendiri.
“Kak.. ahh, terus ssts.. ahh.. uhh”, birahinya memuncak
bisa-bisa sampai kepalanya terasa kesemutan, dipegangnya serdaduku. “Ahh”
terasa hangat dan kencang.
“Kak.. ahh!”, dia tak dapat lagi menahan gejolak biraninya,
membimbing serdaduku ke lubang liang kenikmatannya, dia mulai menginginkan
serdaduku menyerang ke lubang dan merojok liang kenikmatannya yang terasa
sangat geli dan gatal. “Uuuhh.. aaahh”, tapi aku malah memainkan topi baja
serdaduku sampai menyenggol-nyenggol selaput daranya. “Ooohh Kak masukkan ahh”,
gadis itu sampai merintih rintih dan meminta-minta dengan penuh kenikmatan.
Dengan hati-hati dan pelan-pelan aku terus mempermainkan
gadis itu dengan serdaduku yang keras, hangat tapi lembut itu menyusuri bibir liang
kenikmatan.
“Ooohh Kak masukkan aaahh”, di sela rintihan nikmat gadis
itu, setelah kulihat puting susunya mengeras dan gerakannya mulai agak lemas,
serdadu mulai menyerang masuk dan menembus selaput daranya, Sreetts “Aduuhh..
aahh”, tangannya mencengkeram bahuku. Dengan begitu, Evina hanya merasa lubang liang
kenikmatannya seperti digigit nyamuk, tidak begitu sakit, saat selaput dara itu
robek, ditembus serdaduku yang besar dan keras. Burungku yang terpercik darah
perawan bercampur lendir liang kenikmatannya terus masuk perlahan sampai
setengahnya, ditarik lagi pelan-pelan dan hati-hati. “Ahh”, dia merintih
kenikmatan.
Aku tidak mau terburu-buru, aku tidak ingin lubang liang
kenikmatan yang masih agak seret itu menjadi sakit karena belum terbiasa dan
belum elastis. Burung itu masuk lagi setengahnya dan.. Sreeets “Ohh..”, kali
ini tidak ada rasa sakit, Evina hanya merasakan geli saat dirasakan burung itu
keluar masuk merojok liang kenikmatannya. Evina menggelinjang dan mengimbangi
gerakan dan mendekap pinggangnya.
“Kak.. ahh, terus Kak.. ohh.. uhh”, serdaduku terus
menghunjam semakin dalam. Ditarik lagi, “Aaahh”, masuk lagi. “Ahh, terus… ahh..
uhh”, lubang liang kenikmatan itu makin lama makin mengembang, hingga burung
itu bisa masuk sampai mencapai pangkalnya beberapa kali. Evina merasakan nikmat
birahinya memuncak di kepala, perasaannya melayang di awan-awan, badannya mulai
bergeter getar dan mengejang, dan tak tertahankan lagi. “Aaahh, ooohh, aaahh” liang
kenikmatannya berdenyut-denyut melepas nikmat. Dia telah mencapai puncak
orgasme, kemudian terlihat lega yang menyelimuti dirinya.
Melihat Evina sudah mencapai orgasme, aku kini melepas
seluruh rasa birahi yang tertahan sejak tadi dan makin cepat merojok keluar
masuk lubang liang kenikmatan Evina, “Kak.. ahh.. ssst.. ahh.. uhh”, Evina
merintih dan merasakan nikmat birahinya memuncak kembali. Badannya kembali
bergetar dan mengejang, begitu juga denganku.
“Ahh.. oohh.. ohh.. aaaahh!”, kami merintih rintih panjang
menuju puncak kenikmatan. Dan mereka mencapai orgasme hampir bersamaan, terasa
serdadu menyemburkan air mani hangat ke dalam liang kenikmatan gadis itu yang
masih berdenyut nikmat.
Aku mengeluarkan serdadu yang terpercik darah perawan itu
pelan-pelan, berbaring di sebelah Evina dan memeluknya supaya Evina merasa
aman, dia tampak merasa sangat puas dengan pelajaran tahap awal yang kuberikan.
“Bagaimana kalau Evina hamil Kak”, katanya sambil sudut
matanya mengeluarkan air mata.
Sesaat kemudian aku dengan sabar menjelaskan bahwa Evina
tidak mungkin hamil, karena tidak dalam masa siklus subur, berkat pengalamanku
menganalisa kekentalan lendir yang keluar dari liang kenikmatan dan siklus
menstruasinya.
Evina semakin merasa lega, aman, merasa disayang. Kejadian
tadi bisa berlangsung karena merupakan keinginan dan kerelaannya juga. Diapun
bisa tersenyum puas dan menitikkan air mata bahagia, kemudian tertidur pulas
dipelukanku yang telah menjadikannya seorang perempuan.

Bangun tidur, Evina membersihkan badan di kamar mandi.
Selesai mandi dia kembali ke kamar, dilepasnya handuk yang melilit tubuhnya,
begitu indah dan menggairahkan sampai-sampai aku tak berkedip memandangnya.
Diambilnya pakaian yang berserakan dan dikenakannya kembali satu persatu.
Kemudian dia pamit pulang dan mencium pipiku yang masih berbaring di tempat
tidur.

cerita,sex,seks,dewasa,mesum,bokep,ngentot,hot,sange,telanjang,panas,syur,lesby,gay,homo,bugil,telanjang,tante,bispak,kontol,memek,vagina,lendir,onani,masturbasi,anal,kimcil,xxx,bondage,perkosaan,cabul,skandal
Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

.